Tak sampai disitu, rumah sederhana milik Zaenal juga kini sudah dipasangi cctv di beberapa titik dengan sebuah monitor layar lebar untuk memantau aktifitas di lingkungannya selama 24 jam. Hal ini guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diingingkan kembali terjadi. Keberadaan cctv juga sebagai barang bukti ketika ada hal-hal abnormal terjadi. Jujur saja, redaksi sempat terkaget melihat kondisi seketat itu yang diterapkan pada Zaenal serta pengamanan di kediamannya.
Sementara itu, Zaenal tetap bungkam ketika ditanya terkait progres kasus tersebut. Ia malah meminta redaksi menanyakan kaitan kelanjutan proses hukum kepada Kuasa Hukumnya. “Maaf saya tidak bisa memberikan statment apa-apa soal progress kasus ini. Silahkan nanti tanya ke kuasa hukum saya saja,” singkatnya.
Namun tidak demikian dengan istri Zaenal, Tuti Herawati. Dengan nada jujur khas emak-emak, Ia menyampaikan bahwa upaya yang dilakukan saat ini semata-mata untuk mencari keadilan bagi suami sekaligus ayah dari anak-anaknya.
Baca Juga:Terlilit Utang Akibat Judi Online, Bos J&T Tewas Gantung DiriKetua DPD Golkar Kabupaten Bekasi, Optimis Rebut Kembali Kejayaan di Pileg 2024
“Saya tidak mempermasalahkan vonisnya nanti apakah terdakwa dihukum 1 bulan, 6 bulan, 1 tahun atau 5 tahun. Bagi saya yang penting kasus ini sampai ke pengadilan dan hakim menghukum siapa yang bersalah. Saya dan keluarga saya hanya mencari keadilan. Itu saja,” jelas Tuti.
Ia juga berharap, Irjen Pol Akhmad Wiyagus yang kini menjabat sebagai Kapolda Jabar baru menggantikan Suntana, bisa mengawal kasus ini terang benderang hingga vonis nanti. (jay/crd)
FOTO KORBAN PENGANIAYAAN JURNALIS KARAWANG. KIRI: JUNOT DAN KANAN: ZAENAL.
