BEKASI – Program ketahanan pangan tahun anggaran 2022 Desa Karang Anyar, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, dengan nilai anggaran Rp180 juta diduga jadi bahan bancakan.
Hal itu terindikasi dari adanya data penggunaan anggaran tahun 2022, yang diperuntukkan dengan judul pemberdayaan masyarakat desa, Peningkatan Produksi Peternakan (Alat Produksi dan pengolahan peternakan, kandang, dan lain-lain). Jumlah alat produksi dan pengolahan peternakan yang diserahkan (Ternak Lele Dusun I, II dan III) dengan besaran anggaran yang terealisasi Rp180 juta.Â
Mirisnya yang direalisasikan kepada masyarakat jauh api dari panggang, dugaan adanya Mark-up angaran dan mencuatnya adanya indikasi perbuatan KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme) pada program kegiatan tersebut mulai terendus saat wartawan mendatangi satu rumah yang menerima program ketahanan pangan yang berada di salah satu dusun di wilayah Desa Karang Anyar, Rabu (01/02/2023) kemarin.
Baca Juga:Ngulik Beda “XMax Lama” VS “XMax Connected 2023”, Yamaha: Bukan Cuma Beda TampilanKadinkes Jabar: Dalam 50 Tahun Terakhir, Angka Kematian Bayi Turun Signifikan
Saat dikonfirmasi, salah satu warga yang mewakili suaminya sebagai penerima program tersebut mengatakan, suaminya hanya menerima 3 terpal untuk tempat ikan. Bambu kurang lebih 10 batang, pupuk untuk ikan 2 karung, 1 buah mesin air kecil serta 33 Kg ikan ukuran 1 Kg 12 ekor dan bibit anakan ikan yang masih kecil-kecil.
“Hampir satu bulan dapat ikan lele ini dari desa, suami saya tidak minta tapi ditawarkan untuk mengelola ikan lele, jumlah nominal berapa anggarannya saja kami tidak tahu,” tutur ibu rumah tangga yang minta dirahasiakan namanya.
Ikan ukuran berat satu kilo dua belas ekor itu banyak yang mati, lanjutnya, sehingga tinggal hanya beberapa ekor saja, tempatnya yang disediakan juga hanya 3 kotak pakai terpal. Terpal yang besar sekitar ukuran 3×2 meter untuk anak ikan yang kecil kecil, kotak terpal kedua yang ukurannya lebih kecil sekitar ukuran 1×1,5 meter untuk memindahi anak ikan dari terpal besar yang ikannya mulai agak besaran dikit, kotak ketiga itu yang sama ukurannya dengan kotak kedua sekitar ukuran 1×1,5 meter untuk ikan ukuran sekilo 12 ekor.
“Pada mati ikannya tinggal beberapa ekor baik yang kecil maupun yang gede, suami saya disuruh untuk ngempanin ikan saja dan mengganti air 3 hari sekali,” ucapnya.
