Usai paparan, dilanjutkan sesi dengan tanya jawab memunculkan beberapa isu penting seperti penyaluran dan pengawasan dalam pendistribusian BBM serta pembacaan kesimpulan, diakhiri dengan kegiatan foto bersama dan ramah tamah.
Usai kegiatan, Anggi menjelaskan bahwa gelaran FGD ini bertujuan untuk mempertegas pemanfaat BBM bersubsidi dan mendukung pemerintah serta stakeholder terkait diantaranya BPH Migas, juga APH dalam menegakkan aturan guna efektifitas perekonomian di tengah masyarakat.
“Temuan permasalahan terkait kegiatan penyalahgunaan BBM subsidi di wilayah Jawa Barat, menurut kami ada faktor yang mempengaruhi, antara lain sistem penyaluran dan pengawasan dalam pendistribusian BBM subsidi, disparitas harga BBM solar industri dan BBM solar subsidi yang cukup besar, serta permintaan pasar (demand) BBM jenis solar untuk kebutuhan pelabuhan perikanan, industri dan pertambangan yang cukup besar,” jelasnya.
Baca Juga:Jumat Curhat PMJ, Warga Kedungwaringin Sampaikan Keluhan Di WilayahnyaPJ Bupati Bekasi dan Ketua Bawaslu RI Resmikan Kantor Bawaslu Kabupaten Bekasi
Lanjutnya, BBM subsidi diperuntukan bagi masyarakat dan ini harus terasa oleh masyarakat secara menyeluruh. “Sistem distribusinya menurut kami harus transparan disampaikan kepada masyarakat, oleh karena itu kami mengundang pihak Pertamina dalam FGD ini,” ujar Anggi.
Warih Wibowo mengucapkan terimakasih dan apresiasinya kepada LSM PMPRI atas kegiatan FGD ini. “Harapan kami, kegiatan-kegiatan seperti FGD ini bisa bermanfaat. Selain sharing session, juga bisa berbagi wawasan bahwa ternyata masih ada informasi-informasi yang mungkin belum masyarakat tau, sehingga melalui kegiatan ini menjadi memahami. Terlebih audiens saat ini responsif dengan materi yang sedang hangat terkait dengan bagaimana menjaga subsidi ini tepat sasaran dan pas dari pemerintah lewat Pertamina sedang ada program subsiditepat.mypertamina.id,” urainya.
Warih Wibowo mengungkapkan bahwa pemanfaat BBM subsidi ini akan lebih mengerucut secara detail kepada masing-masing individu. “Kami pun dari Pertamina ditugasi pemerintah, kedepan subsidi ini akan lebih detail. Detail ini melekat ke masing-masing individu yang memang berhak peruntukannya. Kita tentu akan mengikuti aturan main dari pemerintah,” pungkasnya. (rls)
