Walikota Cirebon “Pasang Badan” Soal Pelayanan Buruk RSGJ, Besok Manajemen Dipanggil Komisi III DPRD

Walikota Cirebon “Pasang Badan” Soal Pelayanan Buruk RSGJ, Besok Manajemen Dipanggil Komisi III DPRD
0 Komentar

Diberitakan sebelumnya, Anggota DPRD Kota Cirebon Cicip Awaludin terpaksa mengungkapkan kekesalannya lewat media sosial setelah upaya meminta hak mendapat pelayanan medis tak direspon pihak Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunungjati Cirebon.

Dalam cuitannya di media sosial Facebook dan Instagram, Cicip bercerita soal ibundanya yang sakit dan harus dibawa ke IGD RSGJ pada Minggu, 21 Agustus 2022.

Namun, hingga 11 jam berlalu tak mendapat pelayanan medis. Ibunda Cicip hanya mendapat pemeriksaan awal dari dokter umum yang jaga di IGD. 

Baca Juga:DPRD Kota Cirebon Support Penjaringan Bibit Atlet Sejak Dini3 Sindikat Pengedar Narkoba Jaringan Internasional Kegep Di Bekasi

Sementara itu, saat menggelar konferensi pers, Direktur RSD Gunung Jati Cirebon, Selasa (23/8/2022) dr Katibi menjelaskan saat itu kondisi IGD memang sedang padat. Karena saat itu pihaknya harus melayani sekitar 83 pasien. 

Menurut Katibi, saat itu pasien datang pada Minggu (20/8/2022) sekitar pukul 15.56 WIB, serta konsultasi ke dokter jaga di IGD. Setelah itu, keluarga pasien menunggu apakah akan dirawat inap atau rawat jalan. 

“Karena tidak mendapat kepastian dari dokter spesialis hingga pukul 02.30 Senin subuh, keluarga pasien memutuskan untuk pulang,” tutur Katibi. 

Dirinya juga meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh keluarga pasien. Ia juga berterimakasih atas masukan yang diberikan, karena akan dijadikan bahan evaluasi manajemen Rumah Sakit Gunung Jati. (jay/jp)

Walikota Cirebon “Pasang Badan” Soal Pelayanan Buruk RSGJ, Besok Manajemen Dipanggil Komisi III DPRDAGENDA PENANDATANGAN BERKAS KUA-PPASS DISELA-SELA RAPAT PARIPURNA

0 Komentar