CIREBON – Nasabah BCA asal Kec Gebang, Kab Cirebon, mengaku kecewa setelah menggunakan layanan transfer BI Fast yakni layanan transfer online antar bank dengan biaya Rp 2.500 per transaksi pada Kamis (2/6/2022).
BUKTI TRANSFER DENGAN LAYANAN BI FAST BCA, MESKI TERTULIS “BERHASIL” TAPI DANA TIDAK MASUK.
Awalnya, nasabah HZ menggunakan layanan tersebut karena harganya lebih murah dengan fasilitas yang sama yakni transfer on time 24 jam. “Ya karena saya transfer ke beberapa penerima bank lain selain BCA. Jadi saya transaksi lewat M Banking dengan layanan BI Fast. Dari tiga kali transfer, yang dua penerima berhasil (dana diterima), tapi yang satu transaksi lagi sebesar Rp 1 juta, gagal. Padahal pada bukti transfer tertulis ‘berhasil’ saldo di rekening saya pun berkurang Rp 1 juta,” ungkap HZ.
Baca Juga:DPRD Kota Cirebon Setujui Dua Raperda Jadi Perda, Atur Pengelolaan Keuangan dan Konservasi SDAHadapi Idul Adha, Jabar Siap Penuhi Kebutuhan Hewan Kurban Sehat
Sebelumnya, HZ tahu bahwa dana belum masuk dari penerima AB, setelah HZ mengirim screenshot bukti transfer yang telah dinyatakan “berhasil” namun dana yang dimaksud belum diterima oleh penerima.
AB pun mengkonfirmasi kepada pihak perbankan-nya dan dinyatakan bahwa tidak ada transferan masuk dari HZ hingga Kamis malam.
Selanjutnya, nasabah BCA pun melaporkan masalah ini ke halo BCA kemudian pihak halo BCA meminta nasabah untuk menunggu 1×24 jam. Namun hingga keesokan harinya dana yang dimaksud belum juga diterima nasabah AB atau pun dikembalikan ke saldo pengirim HZ.
Alhasil nasabah pun berangkat ke kantor BCA terdekat dan oleh perugas Bank BCA nasabah HZ diminta untuk kembali menghubungi layanan halo BCA lewat aplikasi.
Setelah itu, nasabah diminta melakukan verifikasi oleh operator halo BCA berinisial WL terkait aduan tersebut.
Operator pun menyebutkan bahwa laporan sudah sudah diterima dan akan ditindaklanjuti oleh service level selama enam hari kerja hingga 13 Juni 2022.
“Maksimal 6 hari kerja dan itu bisa lebih cepat. Ditunggu saja pak nanti ada notifikasinya melalui email berupa dana yang akan di kembalikan ke rekening,. Kalau belum masuk bapak bisa hubungi lagi Halo BCA dengan menyebutkan ID laporan,” ujarnya.
Baca Juga:Sekretaris Daerah Pastikan Roda Pemerintahan Jabar Tetap BerjalanPresiden Joko Widodo Sampaikan Empati, Keluarga Ridwan Kamil: Hal itu Membesarkan Hati Keluarga
Ia pun menyampaikan permohonan maaf terkait kejadian ini dan mengklaim bahwa sejak layanan BI Fast BCA diberlakukan tanggal 30 Mei 2022, baru nasabah HZ saja yang mengalami gagal transfer.
