Yumna Shiba, Suguhkan “Busana Bikers Muslimah” di Hari Wisuda

Yumna Shiba, Suguhkan "Busana Bikers Muslimah" di Hari Wisuda
0 Komentar

Setelah selesai menempuh pendidikan di IFI, rencana terdekat Yumna saat ini ingin memperdalam ilmu menjahit dan meneruskan pendidikan formal lewat home schooling serta kursus di bidang public speaking. Belia yang mengaku sebagai pengagum desainer muslim Dian Pelangi ini, memutuskan sekolah busana muslim di IFI, murni atas pilihannya diri sendiri.

Yumna Shiba, Suguhkan "Busana Bikers Muslimah" di Hari WisudaArtis Ferry Maryadi juga turut mengapresiasi inovasi di bidang fashion yang digagas Yumna yakni Busana Bikers Muslimah.

Sementara itu, Artis Ferry Maryadi yang dikenal doyan dengan dunia otomotif khususnya pada motor juga ikut mengapresiasi karya terbaru dari Yumna.  Ferry mengatakan meskipun berhijab, biker wanita tetap ingin terlihat modis. Dengan inovasi dari Yumna, wanita berhijab bisa tetap stylish saat mengendarai motor.

Baca Juga:Ratusan Pelajar SMK di 3 Kecamatan di Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Anti Tawuran dan KekerasanPolres Metro Bekasi Kota Musnahkan Miras Berbagai Merk, Ganja, Sabu, dan Narkoba Jenis Gorila

“Banyak biker perempuan pakai jaket ketat di badan, menurut saya kurang bagus. Tapi inovasi baru dari Yumna, membuat perempuan berhijab tetap bisa naik motor dengan busana Islami, sopan dan simple,” ungkap Ferry.

Nah, yang tak kalah penting, karier Yumda Shiba juga didukung penuh oleh keluarga, khususnya dari sang ibu yakni Laksmi Alimatun. Sang bunda mengaku awalnya kaget dengan keinginan anaknya yang memilih sekolah busana ketimbang sekolah reguler.

Bahkan sebagai orang tua, dirinya sudah menawarkan sang anak menempuh pendidikan reguler melalui home schooling, namun ditolak. “Kamu mau gak home schooling?, dia lantang mengatakan, nggak, nggak, aku mau fokus di sini. Saya yang deg-deg-an,” ungkap sang Ibu. “Tapi dia pede, aku bisa-aku bisa. Didampingi dulu awalnya, oh gini lah dunia kuliah, karena di IFI itu kan kayak kuliah,” ujar Laksmi.

Pribadi Yumna di mata sang ibu, adalah sosok yang ramah, pemalu, pendiam dan bisa dekat dengan orang lain setelah mengenal. mereka lebih jauh“. Lebih banyak berkarya dari pada banyak ngomongnya. Dari kecil dia senang menggambar, jadi ketika dia memutuskan mau sekolah di sini (IFI), malah orangtuanya yang deg-deg an,” imbuh Laksmi. “Tapi rupa nya, Allah memberikan saya anak yang alhamdulillah soleha dan mudah-mudahan dia selalu istiqomah,” haarap sang bunda.

0 Komentar