Mantapkan ‘Outdoor Education’, 320 Siswa SMPN 1 Babakan Ikuti Study Wisata

Mantapkan 'Outdoor Education', 320 Siswa SMPN 1 Babakan Ikuti Study Wisata
0 Komentar

CIREBON – Memasuki semester kedua tahun pelajaran 2021-2022, ratusan siswa-siswi SMPN 1 Babakan, Kec Babakan, Kab Cirebon, melakukan kunjungan edukatif (studi wisata) ke Cirebon dan Kuningan, Selasa (8/2/2022) pagi. Kegiatan ini bertujuan menambah wawasan siswa khususnya kelas VII sekaligus rekreasi edukatif di sekitar wilayah Cirebon Raya. Selain menambah wawasan dan pengetahuan siswa langsung dari tempat yang dikunjungi, studi wisata ini diharapkan bisa meningkatkan rasa kekeluargaan dengan sesama teman maupun guru. 

Mantapkan 'Outdoor Education', 320 Siswa SMPN 1 Babakan Ikuti Study WisataRINTIK HUJAN SAAT TIBA DI KERATON KASEPUHAN CIREBON, TAK MENYURUTKAN SEMANGAT PARA SISWA UNTUK MENGIKUTI RANGKAIAN STUDY WISATA

Studi wisata SMPN 1 Babakan kali ini, diikuti sebanyak 320 orang siswa kelas VII dan 60 guru pendamping. Selama kunjungan edukatif ini, para siswa diajak mengunjungi sejumlah tempat bersejarah seperti Keraton Kasepuhan Cirebon dan Museum Linggarjati di Kuningan. Tak hanya itu, para siswa juga dikenalkan dan dipraktekan langsung tentang budaya asli Cirebon yakni Batik Cirebon. Di sana para siswa diberikan langsung edukasi dan cara membuat batik oleh para mentor dan langsung mempraktekannya. 

Baca Juga:Gagal Bobol Minimarket, Maling Ini DikormasKapolres Metro Bekasi Tinjau Vaksinasi Lansia di Sukatani

Kepala Sekolah SMPN 1 Babakan, Nurwahid S.Pd dalam wawancara khusus dengan Tim JP mengungkapkan bahwa kegiatan study wisata ini dilakukan sesuai kurikulum terbaru di SMPN 1 Babakan yakni proses pembelajaran yang tak selamanya dilakukan di dalam kelas. “Kita ajak anak-anak ke sini agar bisa praktek langsung bagaimana membuat batik sekaligus memperkenalkan batik asli Cirebon yakni Batik Trusmi. Tentunya untuk memperkaya wawasan mereka tentang budaya. Sebelum ke sini, kita ajak juga mereka ke Keraton Kasepuhan agar anak-anak Cirebon khususnya bisa mengenal sejarah Cirebon, Kesultanan Cirebon di masa lalu. Dari sini kita menuju Museum Linggarjati agar mereka tahu bahwa Kuningan menjadi bagian sejarah dalam proses kemerdekaan Negeri ini,” kata Nurwahid disela-sela anak-anak membatik.

Tak hanya melakukan kunjungan wisata saja, para siswa juga diberikan lembar kerja siswa yang harus diisi di setiap lokasi kunjungan. Lembar kerja ini nantinya akan dievaluasi oleh guru pembimbing untuk selanjutnya diserahkan kepada guru mata pelajaran yang berkaitan dengan study wisata ini. Dari pantauan JP, semua anak mengikuti arahan dari para guru pendamping dan mengerjakan tugas mereka dengan baik.

0 Komentar