“Untuk mendapat hasil penilaian, nanti teknisnya tim Jababeka dan tim penilai dari Lingkungan Hidup akan datang ke setiap RW secara berkala untuk melihat seperti apa progres hingga selesai pengimplementasian program mereka,” ujar Sumardi.
Sumardi juga menjelaskan bahwa Jababeka Eco Award akan digelar setiap tahun dan tidak hanya berfokus pada kebersihan, pengolahan sampah, Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan memaksimalkan fungsi saluran drainase. Tapi tidak menutup kemungkinan acara di tahun tahun selanjutnya akan lebih berkembang lagi, seperti energi yang terbarukan.Menanggapi hal tersebut, Plt Bupati Kabupaten Bekasi Akhmad Marjuki menyambut baik program lomba kebersihan Jababeka Eco Award yang digelar Jababeka. Karena ia yakin kehadiran program ini akan bakal meningkatkan motivasi masyarakat dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan mereka.
“Mudah-mudahan yang sudah direncanakan pagi hari ini dapat ridho Allah swt. Sehingga nantinya dapat kemudahan, sehingga apa yang dicita-citakan Jababeka bisa mudah terwujud,” kata Akhmad Marjuki.

Baca Juga:Geng Motor Berulah di Desa Karangwangun Tewaskan PelajarRekaulang: Kedua Korban Laka Nagreg Dibuang Oknum TNI Dari Atas Jembatan
Dalam sambutannya, Akhmad Marjuki juga menyampaikan rasa apresiasi dan terima kasih kepada PT Jababeka Tbk. Karena, bukan hanya telah mengadakan kegiatan positif Jababeka Eco Award untuk membangun Smart Eco City di Kabupaten Bekasi, Jababeka juga berkontribusi aktif yang dalam berbagai hal. Mulai dari membantu pencegahan covid sampai membantu pemerintah kabupaten dalam peningkatan kualitas hidup dan kemakmuran masyarakat. Oleh karenanya, Akhmad Marjuki mengarahkan para semua perangkat daerah untuk mendukung program Jababeka Eco Award agar bisa berjalan dengan lancar dan para RW turut berpartisipasi aktif.
“Membangun Smart Eco City ini, tentu saja, sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam penataan, khususnya di daerah Kabupaten Bekasi. Karena sejalan dengan program pemerintah daerah. Oleh karena itu, saya juga mendorong perangkat daerah, termasuk para camat, lurah dan kepala desa untuk dapat berpartisipasi aktif dalam menghidupkan Smart Eco City di Kabupaten Bekasi ini,” ungkapnya.
Dirinya sadar tanpa ada partisipasi dan semangat dari perangkat daerah dan seluruh elemen terkait, cita-cita Smart Eco City akan sulit terwujud. Tak lupa Akhmad Marjuki menghimbau untuk masyarakat di 5 desa di sekitar Kabupaten Bekasi untuk memiliki semangat yang sama bahwa betapa pentingnya Smart Eco City yang dikembangkan Jababeka ini.
