Longsor Kepung Banjaran Majalengka, Jalur Utama Nyaris Putus

Longsor Kepung Banjaran Majalengka, Jalur Utama Nyaris Putus
0 Komentar

MAJALENGKA – Pasca Kab Lumajang dilanda erupsi Gunung Semeru kini giliran Kabuapten Majalengka yang dilanda longsor hingga mengakibatkan sejumlah ruas jalan amblas. Salahsatunya yakni Jalan Cikijing – Majalengka yang dilalui banyak kendaraan. Insiden longsor ini terjadi di sejumlah desa di Kecamatan Banjaran yakni Desa Cimeong, Desa Panyindangan, Desa Banjaran, dan Desa Kareo.

Longsor Kepung Banjaran Majalengka, Jalur Utama Nyaris PutusUNIT SIAGA BENCANA BERSAMA APARAT DAN WARGA BERADA DI LOKASI LONGSOR. Foto: Imron Rosyadi

Dalam proses penanganan bencana Alam Longsor yang terdampak cukup vital yakni Jalan Desa Cimeong yang menghubungkan Banjaran ke arah Majalengka Kota. Akibat jalur yang nyaris terputus ini menyebabkan Kemacetan dari arah Kota Majalengka ke arah Kecamatan Banjaran yang merupakan Jalan Utama (Provinsi). Bahkan arus listrik pun kini terputus dan tengah diperbaiki.

Baca Juga:Ketua DPRD: Kuwu Harus Aktif Sukseskan Pembangunan Kabupaten CirebonLewat JQR, Pemprov Jabar Salurkan Bantuan Rp 2 Miliar Untuk Korban Erupsi Gunung Semeru

Dari pantauan Imron Rosyadi wartawan JP wilayah Majalengka yang hingga kini masih berada di lokasi, saat ini sedang dalam proses penanganan dan menunggu alat berat yang bergantian mengantre untuk melakukan evakuasi dan pembersihan puing longsor yang meluber je jalan. “Agak terlambat ke sini karena terjadinya longsor terjadi secara bersamaan. Jadi kami masih menunggu beko dan alat berat,” ungkap sumber JP. 

Masih dari pantauan JP, separuh jalan dengan panjang sekitar 30 meter tidak bisa dilalui kendaraan roda 2 maupun roda 4 karena bahu jalan yang sudah ambles tergerus longsor. Hal itu diperparah dengan adanya sebuah pohon besar yang nyaris tumbang. Kondisi jalan yang membahayakan itu membuat petugas di lokasi menerapkan sistem buka tutup bagi kendaraan yang hendak melintasi ruas jalan provinsi itu.

Ada sejumlah pihak yang sigap mendatangi lokasi longsor disana antara lain Kepala Desa Banjaran Rahmat Ependi, Kepala Desa Kareo Jajang Permana Pihak Polsek Banjaran, Koramil Banjaran serta staf dari Kemensos. Kondisi evakuasi kembali dipersulit karena hujan turun sore ini. 

Sementara itu, Rezza Permana, Kasi Kedaruratan BPBD Kab Majalengka mengatakan peristiwa longsor itu terjadi pada Rabu malam pukul 19.00 WIB. Longsor yang terjadi di tebing yang tepat berada di sisi kiri jalan membuat saluran air tertutup. “Jadi itu ada tebing setinggi 25 meter yang longsor dan menutupi saluran air, hingga air naik ke permukaan jalan. Akibatnya sisi jalan sebelah kanan longsor dan menggerus pondasi jalan tersebut,” kata Rezza, Kamis (9/12/2021).

0 Komentar