KOTA BANDUNG – Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kota Bandung menetapkan Hendra Guntara sebagai sekretaris. Penetapan sekretaris digelar melalui rapat pleno yang dipimpin oleh Ketua MPC PP Kota Bandung dan dihadiri oleh para kader PP.
Ketua MPC PP Kota Bandung, Yayan Suherlan mengungkapkan, ‘Kang Hegun’ sapaan Hendra Guntara ditetapkan sebagai sekretaris untuk mengisi kekosongan jabatan, yang sebelumnya di isi oleh Tubagus Sifa, yang meninggal dunia beberapa waktu lalu. “Saya meminta beliau jadi Sekretaris MPC PP Kota Bandung, karena sekretaris pertama dan kedua meninggal. Hendra dari dulu kader PP, dan melihat potensinya, maka saya minta Ia untuk menjadi sekretaris,” Kata Yayan saat ditemui di Kantor MPC PP Kota Bandung, Jalan Ir. Juanda, Senin (5/7/2021).
Di samping itu, MPC PP Kota Bandung mendorong Sekretaris Hendra Guntara untuk berkontestasi di Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jabar, yang direncanakan akan dilangsungkan di Kabupaten Garut pada tahun 2021. Pada rapat internal tersebut, MPC PP Kota Bandung juga membahas untuk mensinergikan dengan pemerintah, dalam mempercepat program vaksinasi dan menekan penyebaran pandemi Covid-19.
Baca Juga:20 TKA China Garap Proyek Nasional, Imigrasi: Aturan Pelarangan Orang Asing GugurAda Gerai Vaksin Keliling Gratis, Loh di Perum Water Garden Granwis
Ketua MPC PP Kota Bandung Yayan Suherlan beserta anggota lainnya berkeinginan, mengubah paradigma pandangan masyarakat terhadap ormas PP yang kerap dianggap arogan, preman, dan lainnya. Namun, ia menyebut PP saat ini berubah dan bisa diterima masyarakat. “Sebenarnya, kami telah banyak membuktikan seperti pada tanggal 23 Maret 2018 kami membuat deklarasi Bandung Kondusif. Pada saat itu sampai hadir 60 ormas lebih di Taman Makam Pahlawan, Cikutra,” lanjutnya.
Ia mengaku deklarasi tersebut diselenggarakan secara mandiri karena pihaknya ingin membuktikan bahwa PP mampu memberikan dampak positif dan ingin mencetak tinta emas untuk Kota Bandung. “Jangan menganggap kami sebagai ormas perusak, kami telah berkontribusi untuk pencegahan covid-19 ini dari dulu dilakukan. dari mulai vaksinasi, bantuan dan lainya,”imbuhnya.
Kendati begitu, MPC PP Kota Bandung tetap konsisten membantu pemerintah karena memiliki rasa kecintaan terhadap Kota Bandung maupun Jabar. Yayan mencontohkan, saat Walikota Bandung atau Gubernur Jabar yang notabene sebagai wakil masyarakat runtuh, masyarakat juga akan runtuh. “Jadi itu merupakan kewajiban kita, kalaupun sampai berdarah-darah, nyawa sekalipun kita korbankan. Sebenarnya, semua ini bukan untuk pribadi tapi demi nama Kota Bandung, Jabar, maupun Indonesia,” lanjutnya.
