“Jadi keterserapan selama pemulihan ekonomi sudah jauh lebih membaik walaupun tidak senormal sebelum COVID-19,” jelas Ridwan Kamil.
Tak hanya pada angka pengangguran, pertumbuhan ekonomi di Jabar pun mulai membaik. Dari semula minus 4 persen kini sudah naik menjadi minus 0,8 persen. “Tahun ini seharusnya bulan-bulan ini sudah di atas 0 persen (kembali positif),” tutupnya. (rls/hms)
