CIREBON – Rokok sehat tentram (ST) semakin mendunia bahkan di sejumlah kota/kabupaten terpencil di Pulau Jawa khususnya, berbagai agen juga reseller mulai bermunculan di awal tahun 2021. Salah satu reseller ST terbaru di Kabupaten Cirebon yakni yang terletak di Desa Dompyong Wetan, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, bernama Devan Shop.
Namun yang bakal kita ulas kali Ini bukan tentang khasiat rokok ST secara mendetail, melainkan sisi unik atau misteri yang menyelimuti 3 macam rokok obat yakni ST Bantimöröng, ST 1Ô1 dan ST Rost Getszemani.
BANTIMORONG SEMAKIN TENAR DENGAN SEBUTAN ‘ROKOK KAISAR’ KARENA HARGANYA YANG SUPER MAHAL.
Baca Juga:Bupati Bekasi Launching Program Pemagangan 50 Lulusan SMKSiap-siap! Sekolah Bakal Kena PPN
1. ST BantimöröngHarganya Rp 17 juta per bungkus. Seharga motor atau macbook apple M1 tahun 2020. Sebuah harga yang sangat istimewa. Namun khasiatnya yang luar biasa menjadikan rokok ini tetap diburu oleh kalangan tertentu. Berdasarkan info yang berhasil dihimpun redaksi JP salah satu faktor yang menjadikan rokok ini mahal adalah kelangkaan tembakaunya. “Jadi tembakau rokok yang dibuat untuk ST Bantimorong ini tidak setiap tahun bisa dipanen. Adapun bisa dipanen, tidak semua tembakau yang dipanen tersebut bisa layak atau terpilih untuk pembuatan rokok ini,” ucap sumber JP. Soal hasiat Jangan ditanya, rokok ini bisa mengobati berbagai macam penyakit (multifungsi) baik fisik maupun nonfisik.
Redaksi juga sempat menghubungi salah satu agen ST di Jombang dan berencana membeli rokok tersebut. Namun sang penjual mengatakan Bantimorong tidak bisa langsung tersedia melainkan harus pre-order terlebih dahulu. “Paling cepat 1 minggu mas, nanti saya kabari,” ucap sang pemilik agen.
ST 101 TERBILANG VARIAN PALING LANGKA
2. ST 101Dengan cover depan warna biru dan kertas parada emas yang membalut setiap batangnya, menjadi ciri khas rokok ini. Bahkan ST Bantimorong saja tak seistimewa rokok ini dalam packagingnya. Namun sayang, rokok ST 101 ini sudah berhenti diproduksi, entah mengapa. “Yang tahu rokok ST 101 berarti orang lama,” ungkap sumber JP yang juga menjual hard case sehat tentrem. Hingga kini masih ditelusuri penyebab mengapa ST 101 stop produksi. Namun berdasarkan penelusuran yang dilakukan, ST 101 ini dibanderol dengan harga Rp 35.000 perbungkusnya. Dan semakin lama menyimpan rokok ini harganya pun bakal semakin mahal. Ya jika anda yang masih menyimpannya, silahkan kontek ke email [email protected].
