Pada acara launchin 5G kali ini juga berlangsung penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Telkom University dan Telkomsel yang ditandatangani langsung oleh Rektor Telkom University Prof. Adiwijaya dan Direktur HCM Telkomsel R. Muharam Perbawamukti. Muharam menjelaskan, “Penandatanganan MoU dengan Telkom University juga menjadi bukti nyata komitmen kami dalam menghadirkan ekosistem layanan 5G yang tepat guna melalui upaya kolaboratif dengan para pemangku kepentingan, terutama dengan sivitas akademika dan sektor pendidikan. Kami sangat antusias untuk mendorong bersama kampus untuk menguatkan ekosistem dalam melahirkan talenta digital di masa depan. Telkomsel juga akan terus memperkuat kolaborasi kami dengan para pemangku kepentingan lainnya dalam ekosistem 5G untuk menyediakan layanan Telkomsel 5G yang tepat guna untuk mewujudkan kemandirian digital Indonesia.”Penandatanganan MoU tersebut disaksikan langsung oleh Bupati Kabupaten Bandung H. Dadang Supriatna, dan Wakil Walikota Bandung H. Yana Mulyana.
Dadang Supriatna, sangat mengapresiasi komitmen dan upaya Telkomsel untuk terus menghadirkan layanan komunikasi broadband mutakhir di wilayah Kabupaten Bandung. “Kabupaten Bandung berkomitmen untuk dapat menghadirkan digitalisasi dan layanan publik yang dapat memberikan pengalaman dan kemudahan bagi warganya, oleh karenanya kami berharap kolaborasi dengan Telkomsel di masa mendatang akan mampu membuka peluang-peluang baru yang mampu memajukan wilayah Kabupaten Bandung”.Menurut Yana Mulyana, Pemerintah Bandung telah berada di rangking ke-28 dalam penyelenggaraan smart city dari Eden Strategy Institute. Ini artinya digitalisasi yang dilakukan pemerintah kota telah diakui oleh dunia.“Dan kami berharap Dengan hadirnya teknologi 5G Telkomsel, kami berharap akan ada sinergi dan koloborasi yang baik untuk menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat kota Bandung.” Ucapnya.Tentang Layanan Telkomsel 5GSementara itu, terkait kesiapan perangkat 5G di pasaran, kini sudah hadir serangkaian gawai yang kompatibel untuk mendukung layanan Telkomsel 5G dengan kemampuan teknologi 5G NSA (non-standalone) pada frekuensi 2300 MHz, di antaranya Oppo Reno5 5G, Huawei Mate 40, Vivo X60, dan Vivo X60 Pro. Ke depan, Telkomsel akan terus memperluas kerja sama dengan berbagai mitra device untuk menghadirkan pilihan yang bervariasi bagi seluruh pelanggan Telkomsel, termasuk dengan Apple dan Samsung. Pada tahap awal ini, pelanggan perlu melakukan proses penyesuaian di perangkat lunak/software smartphone agar dapat terhubung dengan layanan Telkomsel 5G, yang prosedurnya akan disediakan oleh tiapmasing-masing produsen smartphone.Bagi pelanggan yang ingin menikmati layanan Telkomsel 5G, terlebih dahulu harus memastikan beberapa hal berikut:1. Menggunakan kartu bertipe uSIM (kartu SIM 4G)2. Berada di lokasi yang sudah terlayani jaringan Telkomsel 5G3. Menggunakan perangkat smartphone yang telah mendukung jaringan dan layanan Telkomsel 5G, serta memastikan fitur 5G sudah aktif pada perangkat tersebut4. Memastikan nomor ponselnya telah aktif fitur 5GUntuk saat ini nomor ponsel sejumlah pelanggan telah diaktifkan fitur 5G secara langsung (bertambah secara bertahap). Pelanggan juga dapat mengunjungi telkomsel.com/5G untuk mengisi formulir registrasi aktivasi fitur 5G untuk nomor ponselnya dan memberikan aspirasi sebagai bahan pertimbangan pengembangan jaringan Telkomsel 5G.Informasi lebih lanjut mengenai layanan Telkomsel 5G dapat diakses melalui telkomsel.com/5G. (rls/jay)
