Melihat menjamurnya lagu cover dari JPNext TV yang dicomot untuk diunggah kembali, Hasan Jay selaku pengunggah konten dan pemain musik di konten tersebut pun angkat bicara.
“Sebenernya silahkan saja, hanya secara etika dan moril, mereka kan bisa ijin dulu sebelum mencomot audio cover-an dari kita. Sederhananya, ada itikad dari youtuber yang mengambil audio kita untuk diposting di channel mereka, baik melalui tulisan di kolom komentar atau chat pribadi. Dan jangan lupa sebut sumbernya dari mana, biar berkah hehe,” papar Keyboardist SP Band ini.
Sementara pendapat lain dilayangkan oleh Adi Ruswa yang menanggapi keunikan atas fenomena ini. “Kasus ini yang mungkin baru ada, biasanya yang mencover itu membawakan kembali lagu dari artis yang sudah mengunggah video atau audio resminya. Ini kan uniknya si artis belum mengunggah konten resminya tapi covernya sudah banyak dimuat di youtube,” timpal Adi sound engineer di dua lagu cover tersebut.
Baca Juga:Sudah Mulai Ngantor, Kuwu Ciledug Kulon Kupas Sisi Spiritual Selama Isolasi Covid-19Begini Semangat SMPN 1 Babakan Agar KBM Tatap Muka Bisa Berjalan
Ia tak lupa menambahkan saran khusus untuk General Maya, agar ke depannya tidak blunder. “Mungkin ke depan mereka harus lebih protektif, menempuh legalitas hak cipta melalui label yang mereka tunjuk supaya kejadian seperti ini tidak merugikan hak intelektual mereka. Karena dikhawatirkan ada tangan jahil yang meng-upload karya General Maya secara utuh tanpa izin. Atau mungkin ada rencana lain dari General Maya atau pihak ST terkait strategi promo album tersebut, kita juga gak tahu juga yah,” jelas Ucok sapaan akrabnya.

Sedangkan Allan sang vokalis SP Band yang suaranya cukup banyak dicomot oleh para youtuber menambahkan, bahwa unggahan Ia dan rekannya di YouTube sebagai bukti apresiasi atas karya-karya yang ditelurkan Genderal Maya.
“Lebih ke apresiasi saja sih, dan hobi kita juga kan main musik. Terlebih bang Pay kabarnya juga sudah mempersilahkan bagi siapapun yang ingin mengcover lagu-lagu General Maya. Mungkin momment-nya itu kita lebih dulu nangkep. Akhirnya kejadian deh, lagu belum rilis tapi cover sudah menjamur,” tandas Allan.
Penulis: Rif Bontar (Bipers & Pemerhati Musik/Owner Wedang Uwuh)
