Gubernur Jabar Resmikan “RS Lapangan COVID-19” di Kota Bogor

Gubernur Jabar Resmikan "RS Lapangan COVID-19" di Kota Bogor
0 Komentar

“Semoga seiring waktu, 2021 adalah tahun pulih pandemi oleh vaksin dan pulih ekonomi. Jaga diri, keluarga, dan negara dengan tetap disiplin (protokol kesehatan). Kita doakan vaksinasi selesai kurang dari setahun,” ujar Kang Emil.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menjelaskan, penambahan alat kesehatan, tenaga kesehatan, hingga tempat tidur perlu untuk mengoptimalkan penanganan COVID-19 di Kota Bogor.

Bima Arya pun berpesan kepada jajarannya untuk memaksimalkan fungsi RS Lapangan COVID-19 Kota Bogor juga menginformasikan masyarakat terkait keberadaan RS lapangan tersebut.

Baca Juga:Idham Pensiun 31 Januari 2021, Ini Rekam Jejak Lisyo Sang Pengganti KapolriBerita Kasdim Gresik Meninggal Karena Vaksin Covid Adalah HOAX

“Terima kasih atas dukungan semua,khususnya BNPB. (RS Lapangan COVID-19) ini sudah disusun semua SOP oleh pengelola, (termasuk) siapa saja yang boleh mengakses,” kata Bima Arya.

“Dan titip betul nomor satu (adalah) protokol kesehatan, termasuk perlindungan terhadap nakes. Kedua, sosialisasi sistem yang ada di sini. Komposisi 70 persen (pasien asal) Kota Bogor, sisanya untuk pasien yang betul-betul membutuhkan (ruang perawatan),” ucapnya.

Turut hadir secara langsung dalam acara peresmian Rumah Sakit Lapangan COVID-19 di Jl. Pemuda No. 4, Tanah Sareal, Kota Bogor, antara lain Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, Wakil Ketua DPRD Jabar H. Achmad Ru’yat, serta Kepala Pusdiklat PB BNPB Berton Panjaitan.

Seremoni peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan penekanan tombol sirine dilanjutkan agenda peninjauan RS Lapangan COVID-19 Kota Bogor oleh sejumlah pihak yang hadir. (rls/hms)

0 Komentar