Sementara itu, pemilik Toko Libra Jaya Sparepart mengakui bahwa sebelumnya juga pernah beberapa kali pembeli yang mengeluhkan kehilangan helm saat membeli aksesoris di sana. “Kalau dijaga kan bisa nambah pengeluaran toko mas, karena harus bayar orang. Sebelumnya juga sempat ada yang kehilangan helm, tapi sudah lama banget. Nah ini baru kejadian lagi. Lagian di Jalan Pertatean juga gak ada toko pada dijagain,” ungkap wanita setengah baya itu.
Jadi kesimpulannya, kalau sudah tahu ada potensi rawan maling, kenapa pihak toko tidak melakukan upaya pengamanan apa-apa selain memasang cctv? Bahkan terkesan melakukan pembiaran atas peristiwa pencurian yang terjadi di sana. Ingat! keuntungan memang penting, tapi kenyamanan para pelanggan juga tak kalah penting. (tim/jp)
DETIK-DETIK SAAT PELAKU MENCURI HELM DI DEPAN TOKO AKSESORIS LIBRA JAYA



Baca Juga:Pemdes Pakusamben Bangun Tiga Ruang Kantor Desa dari Bangub Jabar 2020Bangub Jabar 2020, Pemdes Kudumulya Benahi Kantor Desa
Beberapa komentar Pembaca JP soal hilangnya Helm di Toko Libra Jaya Aksesoris HP
