“Karena kita sudah masuk Anggota PSSI Pusat maka kita tiap tahunnya wajib mengikuti 3 even, diantaranya Liga Tiga, terus usia mudanya piala Soeratin U 15, dan U 17,” katanya.
Ia menjelaskan, siswa berasal dari luar Kabupaten Cirebon ada 36 orang, yiatu dari Majalengka, Indramayu, Semarang, Batang dan Kendal, tinggal di mes SMK AL JABBAR. “Untuk siswa Kab Cirebon biasanya pulang pergi, sedangkan untuk siswa yang jauh kami juga menyediakan mes,” imbuhnya.
Sedangkan terkait program pembelajaran Eskul sepak bola ini Widodo menjelaskan bahwa pihaknya memiliki dua kategori program pembelajaran, yakni program Full Beasiawa untuk para pemain yang kemampuannya di atas rata-rata. Mereka mendapatkan biaya sekolah, mes dan latihan gratis.
Baca Juga:PIKOBAR Raih Special Award for Resiliency di IDC DXa Indonesia 2020Innalillahi, Seniman Cirebon ‘Wa Koplak’ Tutup Usia
“Selanjutnya program reguler yakni biaya sekolah tetap bayar, sedangkan untuk mes dan latihannya gratis. Kedua kategori itu diseleksi dulu oleh pelatih,” ungkap Widodo
Widodo juga menjelaskan karena pembinaan yang baik, maka banyak pemain AL JABBAR yang dipakai saat ada ada pertandingan Tarkam (Antar Kampung) khusunya di wilayah Kab Cirebon. “Alhamdulillah, tim dari AL JABBAR itu keluar semua nyebar di setiap Desa kalau pas musim pertandingan. Tapi walaupun mereka beda club dan harus berhadapan saat di lapangan, mereka tetap peofesional dalam bermain,” pungkas Widodo. (adi)
Galeri foto saat latihan sepak bola SMK AL JABBAR saat Tim JP meliput



