Begini Aktifitas Eskul Sepak Bola SMK AL JABBAR Ciledug Ditengah Pandemi

Begini Aktifitas Eskul Sepak Bola SMK AL JABBAR Ciledug Ditengah Pandemi
0 Komentar

CIREBON – SMK AL JABBAR Ciledug – Cirebon yang berlokasi di Desa Pabuaran Lor, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Cirebon, tetap mengasah prestasi di masa pandemi Covid 19 salah satunya di bidang olahraga dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Begini Aktifitas Eskul Sepak Bola SMK AL JABBAR Ciledug Ditengah PandemiSISWA SMK AL JABBAR SAAT BERLATIH SEPAK BOLA

Konkritnya, SMK AL JABBAR mengembangkan bakat siswanya melalui kegiatan Ekstrakulikuler (Eskul) cabang olahraga sepakbola. Eskul sepak bola AL JABBAR sendiri sudah sangat dikenal di wilayah timur Cirebon karena memiliki pemain-pemain berbakat dengan torehan segudang prestasi.

Dari pantauan jabarpublisher.com langsung di Lapangan Wanaliman, Desa Leuweunggajah, Kec Ciledug, tampak para siswa SMK AL JABBAR sangat semangat dan antusias saat berlatih.

Baca Juga:PIKOBAR Raih Special Award for Resiliency di IDC DXa Indonesia 2020Innalillahi, Seniman Cirebon ‘Wa Koplak’ Tutup Usia

Ternyata, dari beberapa siswa yang berlatih sepak bola banyak juga siswa yang berasal dari luar Cirebon, seperti Majalengka, Indramayu, Semarang, Batang dan Kendal. Mereka bersekolah di SMK AL JABBAR Ciledug dan ikut eskul sepak bola dengan tim kebanggaan bernama AL JABBAR FC.

Dari sekian siswa, ada salah satu pemain yang bernama Wandi alias Babon yang sudah masuk Persib U 20, meraih Juara 1 Liga Indonesia U 19, dan kini main di klub sepak bola yang sehat di Kepulauan Riau (Kepri) dengan posisi sebagai sayap.

Begini Aktifitas Eskul Sepak Bola SMK AL JABBAR Ciledug Ditengah PandemiWANDI ALIAS BABON MEMILIKI SEGUDANG PRESTASI DAN MENGHARUMKAN NAMA SEKOLAHNYA.

Ketua Yayasan sekaligus Manager Sepak Bola AL JABBAR FC, Retno Widodo saat diwawancara Jabar Publisher, mengatakan, di SMK AL JABBAR ini ada 12 eskul yaitu Paskibra, PMR , Parmuka, Hadroh, Atletik, Pancak Silat, OSIS, Bola Voli, Basket, Putsal, Kesenenian, dan Sepak Bola. “Sebelum pandemi semua eskul itu aktif dengan latihan sebanyak 3 kali dalam seminggu. Tapi sekarang lagi pandemi yang 11 eskul off dulu, jadi hanya sepak bola saja yang aktif,” katanya.

Itu dilakukan karena tuntutan sudah menjadi anggota resmi PSSI pusat untuk mengikuti kompetisi PSSI, kendati semua event pun diundur akibat covid-19 termasuk Liga Satu yang diprediksi akan dilaksanakan pada November 2020 mendatang.

Widodo juga menambahkan, jumlah peserta eskul sepak bola dari kelas 10 sampai kelas 12 ini totalnya ada 80 siswa dengan 6 pelatih profesional. “Alhamdulillah, untuk prestasi cukup membanggakan. Di wilayah III Cirebon, kemudian Tegal dan Brebes untuk tingkatan U 15 dan U 16 sering mendapatkan Juara 1 dan prestasi tahun 2019 Alhamdulillah di Piala Soeratin U15, U 17, dan di Liga Tiga juga masuk 8 besar tingkat Jawa Barat,” ungkapnya.

0 Komentar