Kang Emil juga menjelaskan bahwa bank bjb terkait dengan belanja Jabar. Pasalnya, selain investasi, ekspor, dan daya beli, belanja pemerintah pun dinilai menjadi ujung tombak yang bisa menggerakkan ekonomi daerah.
“Tiga hal pertama (investasi, daya beli, dan ekspor) jika sudah padam, maka yang tersisa hanya satu suluh ekonomi yaitu belanja pemerintah. Jadi, tolong secepat-cepatnya dengan cara yang baik kita belanjakan belanja pemerintah,” ucap Kang Emil.
Sementara untuk kinerja bank bjb di masa pandemi, Kang Emil menyampaikan apresiasi terhadap kinerja baik bank bjb. Namun, Kang Emil pun mengingatkan direksi dan komisaris bank bjb agar melakukan komunikasi dengan para kepada daerah di Jabar dan Banten, serta pemagang saham lainnya untuk menampung berbagai masukan dan aspirasi.
Baca Juga:Sinergi TNI-Polri Lakukan Patroli Bermotor BersamaKumpulkan Jajaran Perangkat Daerah, Bupati Bekasi Sampaikan Tiga Poin Ini
“Kami berbangga bank bjb di saat pandemi ini memberikan performa yang justru naik bukannya turun dari berbagai indikator.
Kami apresiasi kinerja dari direksi juga strategi dari para pemegang saham,” tutur Kang Emil.
“Tapi direksi dan komisaris juga harus rajin silaturahmi kepada para pemilik saham, jangan hanya bertemu di RUPS. Safari silaturahmi untuk menampung aspirasi-aspirasi yang bisa membuat bank bjb lebih baik,” tutupnya.
