“Kedua, di (tengah) pandemi ini Presiden berpesan agar kita fokus dan mengucapkan terima kasih kepada mereka-mereka yang sudah berkorban khususnya dalam menyelamatkan masyarakat Indonesia dari COVID-19 dan kerja keras bersama dari sisi ekonomi,” tambahnya.
Selain itu, Kang Emil menyampaikan bahwa perayaan kemerdekaan di tengah pandemi ini juga bisa menjadi momentum bangsa Indonesia untuk naik kelas dengan memanfaatkan teknologi digital di berbagai aspek kehidupan.
“Ada pesan juga (dari Presiden) di sisi digital. Sudah saatnya kita naik kelas menjadi bangsa yang menggunakan digital untuk kemajuan bangsa dan persatuan melalui yang namanya teknologi digital,” ujar Kang Emil.
Baca Juga:Kementerian BUMN Bentuk Tim Percepatan 1,4 GWp Energi SuryaAnniversary Telkom University – Gelar Seminar Daring “Strengthening The Economic Revival Through Digital Innovation Towards Indonesia Maju”
Meneruskan pesan presiden, Kang Emil pun berujar bahwa pandemi COVID-19 menjadi momentum bagi Indonesia untuk berswasembada, baik di bidang kesehatan maupun pangan. Khusus pangan, Kang Emil mengatakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti program pemerintah pusat terkait redistribusi tanah kepada masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Tadi (dalam Pidato Kenegaraan Presiden) disampaikan di beberapa daerah sudah dimulai (redistribusi tanah), seperti di Sumatera program tanah diredistribusi kepada rakyat untuk digunakan untuk kepentingan rakyat atas tanah-tanah yang selama ini diberi izin tapi tidak dipergunakan,” kata Kang Emil.
“Jawa Barat akan tindak lanjuti (redistribusi tanah) dan Ketua DPRD Jawa Barat juga sudah memberikan arahan, ada tanah-tanah yang kurang bermanfaat. Jadi, kita akan sejahterakan rakyat melalui program itu atas arahan presiden,” ucapnya.
Terkait perayaan Kemerdekaan RI di tengah pandemi kali ini, Kang Emil meminta masyarakat yang ingin merayakannya untuk berinovasi dan kreatif dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara benar.
“Intinya mari kita rayakan dengan lebih pada instrospeksi, mencari hikmah dengan kegembiraan-kegembiraan yang sifatnya dalam protokol kesehatan,” ucap Kang Emil.
“Dan ini (perayaan HUT ke-75 RI di tengah pandemi) adalah tantangan bagaimana kita merayakan dengan kreativitas tanpa mengurangi kedisiplinan terhadap protokol kesehatan,” tutupnya. (rls/hms)
