Mencuat! Dugaan Memperkarya Diri Pada Program BPNT Desa Dompyong Kulon

Mencuat! Dugaan Memperkarya Diri Pada Program BPNT Desa Dompyong Kulon
0 Komentar

Sementara itu, Abdul Gofur yang sekarang dialihfungsikan sebagai staf (Sebelumnya menjabat sebagai Lebe) sekaligus Pengelelola E-Warong, saat di wawancara di kediamannya Rabu (8/7/2020) mengatakan bahwa semua isu yang ditujukan kepadanya adalah Fitnah. “Soal isu saya medapat keuntungan besar atau memperkaya diri sendiri dari mengelola E-Warong dan memberi 2 juta setiap bulan kepada kuwu itu semuanya Fitnah. Karena kalau saya mendapat keuntungan sebesar Rp 30 – Rp 40 ribu per orang, dan ada sekitar 380, mungkin saya sudah kaya. Karena harga yang saya berikan kepada KPM itu sama dengan E-Warong yang ada di Kecamatan Gebang. “Silahkan boleh di cek, dan saya juga sudah menanyakan kepada kuwu siapa yang bilang saya setiap bulan ngasih ke kuwu 2 juta, tolong hadirkan orangnya supaya masalah ini selesai. Tapi belum bisa dihadirkan,” ungkap Gopur.

Mencuat! Dugaan Memperkarya Diri Pada Program BPNT Desa Dompyong KulonE WARONG ABDUL GOPUR (MANTAN LEBÉ)

“Kalau masalah perekrutan ATM saya ga pernah melakukan itu. Cuma masyarakat dikasih gambaran, karena kemarin katanya kumpul di desa masalah penggesekan dan penggambilan sembako dialihkan ke desa. Kemudian saya bilang ke KPM, bahwa saya itu masih agen resmi, yang sudah MoU dengan BNI dan TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan) soal pembelanjaan BPNT ini,” terang Gofur. Ia juga menjelaskan kalau para KPM kekeh mau ke Desa silahkan saja. “Saya tidak memaksa, silahkan saja. Terus tetep saja karena kebanyakan orang tua dan juga yang ga ngerti akhirnya banyak yang menanyakan PIN nya berapa, saya bilang ibu kan megang PIN nya, jawabnya lupa terus ga ngerti, dan BNI juga bilang ke saya agar PIN nya dibukukan, karena banyak orang tua dan jompo juga yang ga ngerti. Kata pihak BNI takutnya ilang terus keblokir. Yang terpenting kan aman dan dirahasiakan, malah dikiranya saya nahan ATM,” beber Gofur. Ia juga ingin agar perkara BPNT ini bisa diselesaikan duduk bareng agar semuanya selesai dan ada solusinya. “Sebenarnya saya itu tidak ada masalah dengan kuwu, adanya isu ini juga saya pengen duduk bareng. Hayu kita selesaikan, hadirkan orang yang memfitnah saya supaya jelas dan segera selesai,” harap mantan Lebe itu. (adi/jay)

0 Komentar