Sempat Sulit Ditemui Pasca Merebak Kabar OTT, Akhirnya Kadisdukcapil Kab Cirebon Gelar Jumpres

Sempat Sulit Ditemui Pasca Merebak Kabar OTT, Akhirnya Kadisdukcapil Kab Cirebon Gelar Jumpres
0 Komentar

CIREBON – Sempat sulit ditemui dan terkesan menghindar pasca mencuatnya kabar penangkapan 6 “penghuni” kantornya, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cirebon, M. Syafrudin, akhirnya menggelar jumpa pers, Kamis (25/6/2020) sore. Dia mengaku kecewa dengan ulah anak buahnya itu. Dia pun mengatakan kalau keenam anak buahnya itu sudah menghianati tugas pokok dan fungsinya, di kedinasan yang dipimpinnya.

“Sudah saya tegaskan, pegawai jangan menghianati tugas pokok dan fungsinya,” ujarnya.

Dijelaskan dia, sebelum melakukan OTT, kemarin Tim Saber Pungli Polda Jabar mengkonfirmasi terkait proses pencetakan KTP-el. Pihaknya, lanjut dia, kemudian menjelaskan kalau sistem daftar online diterapkan karena masa pandemi sesuai protokol kesehatan.

Baca Juga:Lagi, Pemkab Bekasi Raih WTP untuk Keenam KalinyaDua Menteri Pimpin Langsung Pembongkaran Wahana Waterpark Dwisari di Cikarang

“Kami jelaskan, dalam peraturan yang berlaku, KTP-el, KK, akte lahir dan lainnya bisa diambil masyarakat di masing-masing kantor kecamatan sesuai domisili pengajuan dan kepengurusan pembuatan secara keseluruhan gratis,” ucapnya.

Selain itu, tambah dia, pihaknya juga sudah melakukan beberapa langkah inovasi yakni akta online Sistem Data Kependudukan Terpadu (SDKT). Sayangnya, kata Syafrudin, hal itu belum dilakukan oleh bawahannya tanpa sepengetahuan dirinya.

“Pertanggungjawaban bekerja atas perilaku pegawai yang menjalankan pungli akan diberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku,” katanya.

Sebelumnya, pasca merebaknya kabar OTT tersebut, Kadisdukcapil Kabupaten Cirebon, Mohamad Syafrudin sulit ditemui. Bahkan, ada kesan dia seolah berusaha menutupi kabar tersebut, dengan menghindar dari wartawan yang akan meminta konfirmasi terkait kabar tersebut. Tak hanya itu, Kabag Humas Pemkab Cirebon yang menghubunginya untuk meminta klarifikasi terkait hal itu, juga diacuhkan.

“Mau kemana? Kalau mau ke Pak Kepala Dinas silahkan tunggu disini, saya akan menyampaikannya,” ucap seorang staf di meja resepsionis Kantor Disdukcapil Kabupaten Cirebon, yang namanya enggan dipublish, kepada sejumlah wartawan yang hendak menemui Kadisdukcapil, seraya menunjukan tempat untuk menunggu, Kamis (25/6/2020).

Selang beberapa saat, staf berwajah tak ramah itu menghampiri sejumlah wartawan, dan berujar, “Bapak lagi tak ada di ruangannya. Gak tau kemana”.

Tidak mendapatkan jawaban dari Kantor Disdukcapil, jabarpublisher kemudian menemui Kabag Humas Pemkab Cirebon, Nanan Abdul Manan.

0 Komentar