CIREBON – Pengurus dan anggota HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) Cirebon, yang masuk dalam klaster Musda Jabar di Karawang, kembali menjalani rapid test, Senin (13/4/2020). Dalam rapid test yang kedua ini hasilnya semua dinyatakan negatif corona.
“Ini merupakan rapid test kedua, setelah kami dinyatakan ODP (orang dalam pengawasan), pasca menghadiri Musda HIPMI Jabar di Karawang, beberapa waktu lalu. Dan alhamdulillah, hasilnya semua negatif,” ujar Ketua HIPMI Cirebon, Reza Mansyur, didampingi Ketua Bidang UMKM dan Koperasi, Sultoni, usai rapid test di Labkesda Kota Cirebon, Jalan Kesambi, Kota Cirebon.
Dikatakan dia, jumlah anggota dan pengurus HIPMI Cirebon yang menjalani rapid test sebanyak 19 orang. “Ada perasaan was-was juga. Tapi setelah kami menerima hasilnya, legas sudah,” ucapnya.

Baca Juga:Update Corona: Minggu 12 April, 4.241 Orang PositifMenunggu Hasil Sweb, 2 PDP di Kab Cirebon Meninggal Dunia
Dalam kaitannya dengan kondisi pandemi corona ini, kata dia, HIPMI Cirebon akan bersinergi dengan imbauan juga aturan pemerintah. Selain itu, HIPMI Cirebon juga akan turut membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona, minimal di wilayah Cirebon.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil, memaparkan beberapa pola persebaran Covid-19 di Jabar berdasarkan klaster. Sejauh ini ada empat klaster yang jadi sumber penyebaran virus corona di Jabar.
Acara Musyawarah Daerah (Musda) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Barat di Hotel Swiss Bell Inn, Karawang, tanggal 8-10 Maret 2020, dihadiri oleh Kang Emil, Yana dan Cellica. Belakangan diketahui ada tujuh peserta Musda HIPMI Jabar yang terdeteksi positif Covid-19. Karena hadir pada acara itu Kang Emil dan istri sudah tes Covid-19 dengan hasil negatif. Tapi, “Saya akan tes lagi,” kata Kang Emil dengan nada tegas pada konferensi pers, beberapa waktu lalu.
Dengan data ini, dua peserta Musda HIPMI positif Covid-19 maka Musda Hipmi itu jadi sebuah klaster penyebaran Covid-19 sehingga, seperti dikatakan Kang Emil semua peserta Musda HIPMI Jabar harus segera menghubungi fasilitas kesehatan terdekat untuk menjalani tes Covid-19. Alasanya peserta Musda HIPMI Jabar itu sudah masuk klasifikasi Orang dalam Pengawasan (ODP) karena sudah melakukan kontak dengan yang positif Covid-19.
