Kang Emil bangga atas pencapaian Bupati Dony Ahmad Munir karena tahun ini ada 19 desa tertinggal yang naik kelas menjadi berkembang.
“Kita juga berbangga dari 20 desa tertinggal di Sumedang per hari ini menurut laporan statistik dan perhitungan tinggal satu yang berstatus tertinggal. Mudah-mudahan dengan berbagai program kita tak ada lagi desa tertinggal,” tuturnya.
Pemda Provinsi Jabar juga menaikkan anggaran Kredit Mesra di Sumedang dari tahun-tahun sebelumnya. Kredit Mesra tahun ini berbeda karena ada fasilitas kredit bagi penyandang disabilitas.
Baca Juga:Dibalik Kecantikannya, Mahasiswi UGJ ini Punya Suara Empuk, Yuk KenalanRebut Hadiah ke Bali, FCII Helat Teacher Competitions
“Ada penambahan plafon untuk kredit Mesra. Maka saya harap 270 desa se-Sumedang semua sudah terakses ke 270 masjid yang menjadi mitra dan akan disalurkan oleh Bank bjb,” ujarnya.
Selain kredit, Pemda Provinsi Jabar juga memberikan bantuan Rp100 juta bagi 10 bumdes (badan usaha milik desa) untuk modal usaha bersama. Masing – masing Bumdes Cimungkal, Kertabraja, Ujungjaya, Kandagatani, Berdikari, Darmawangi, Mekarsari, Terus Lancar, Cibugel Jaya dan Bumdes Motekar.
“Rp100 jutaan modal Bumdes saya titip itu uang harus muter jadi keuntungan jangan untuk pribadi tapi untuk usaha desa,” tegas Kang Emil.
Pemda Provinsi Jabar juga memberikan bantuan infrastruktur untuk kegiatan pembinaan penyelenggaraan pemerintahan desa. Yaitu kepada Desa Darmaraja, Darmajaya, Sukamenak, Sukaratu, Cikeusik, Cipeuteuy, Cieunteung, Karangpakuan, Pakualam, Neglasari, Tarumajaya dan Desa Ranggon. Kang Emil juga mengapresiasi DKM Masjid Al Mutaqin sebagai masjid dengan jemaah terbanyak saat Subling.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengungkapkan, bantuan keuangan Pemda Provinsi Jabar akan digunakan menata kawasan wisata Jatigede di Desa Pakualam dan Karangpakuan. Antara lain untuk pembangunan toilet, musala, obyek wisata pendukung “Pasir Cinta” atau landasan paralayang, forest walk, dermaga hingga pembangunan floating market termasuk pengadaan patroli polisi air udara.
“Semua penataan Jatigede ini akan diperbaiki dan dilengkapi di tahun ini,” ujar Dony.
Lewat bankeu Pemda Provinsi Jabar, Dony bertekad mewujudkan Jatigede menjadi kawasan ekonomi khusus (KEK) pariwisata yang menggerakkan roda ekonomi masyaraka. (rls/hmsjbr)
