Sementara itu, Wakapolres Purworejo, Kompol Andis Arfan Tofani mengaku belum ada laporan masyarakat terkait adanya Keraton Agung Sejagad di wilayahnya. Namun jika ada warga yang melapor keberadaan keraton meresahkan tetap diterima.
“Kami menindaklanjuti sesuatu berdasar laporan, namun jika ada keresahan, maka kami bertindak, kamtibmas harus diutamakan,” kata Andis Arfan Tofani.
Sementara Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta, munculnya Keraton Agung Sejagad di Desa Pogung, Jurutengah, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo harus disikapi dengan baik. Menurut dia, Pemkab dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terkait harus melakukan komunikasi, dan mengusut keberadaannya.
Baca Juga:Sihedaf, Alat Pendeteksi Stroke Berbentuk Smartwatch dari Telkom UniversitySekarang Leasing Tak Bisa Tarik Kendaraan Sepihak
“Jadi tidak perlu resah, jika keberadaannya tidak membahayakan sekitar. Tapi bila sudah menyimpang tentunya kami minta untuk laporkan ke pihak kepolisian setempat,” kata Ganjar Pranowo saat ditemui wartawan di kantornya, Senin (13/1/2020). (red)
