Semarakkan Maulid, Ansor Ranting Gembongan Gelar “Ngaji Kebangsaan”

Semarakkan Maulid, Ansor Ranting Gembongan Gelar "Ngaji Kebangsaan"
0 Komentar

Semarakkan Maulid, Ansor Ranting Gembongan Gelar "Ngaji Kebangsaan"GUYURAN HUJAN TAK MENYURUTKAN MINAT WARGA UNTUK MENGIKUTI RANGKAIAN-RANGKAIAN ACARA NGAJI KEBANGSAAN

Sambutan terakhir disampaikan oleh Kuwu Gembongan, Carlim, yang lebih menekankan pentingnya masyarakat memahami arti kebangsaan yang salah satunya bisa diaplikasikan lewat acara-acara pengajian.

“Acara seperti ini seharusnya dibudayakan, lewat Ngaji Kebangsaan diharapkan kita bisa lebih mencintai nilai-nilai agama dan NKRI tentunya,” pesan orang nomor satu di Gembongan ini.

Baca Juga:Kasus Bupati Indramayu Non Aktif: Yance Disebut Terima Rp 200 JutaKomisioner KPU Kena OTT KPK

Rangkaian acara ditutup dengan Mauidhotul Hasanah yang disampaikan oleh KH. Nauval Fuad Hasyim dari Buntet Pesantren. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan pentingnya ahlak dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Ahlak itu pondasi agama. Ahlak itu bukan sekedar kita berbuat baik kepada orang tua, kepada guru saja. Bahkan akhlak diperlukan dalam kehidupan berbangsa. Dalam Al Quran kita disuruh untuk mentaati perintah Allah, Rasulullah, dan Ulil Amri. Siapa itu Ulil Amri? Ialah pemerintah yang sah sesuai dengan undang-undang,” tandas pria yang akrab di sapa Gus Naufal ini. (rif/red)

Semarakkan Maulid, Ansor Ranting Gembongan Gelar "Ngaji Kebangsaan"AGENDA PERINGATAN MAULID JUGA DIMERIAHKAN DENGAN IRINGAN REBANA REMAJA SETEMPAT

0 Komentar