Untuk diketahui, mayoritas kuwu di Cirebon Timur sudah sejak lama mengulas sejumlah program desa di media JP, baik program unggulan desa maupun dana desa per tahapan. Sehingga masyarakat pun mengetahui dan langkah itu sebagai salah satu bentuk transparansi anggaran.
Sementara itu Kuwu Terpilih Desa Pasaleman Anwar Syarif mengatakan, dari pertemuan ini, yang diingikan masyarakat itu ada dua poin. “Yang pertama yaitu mereka menginginkan adanya transparansi, yang mungkin selama ini masyarakat tidak banyak dilibatkan, dari segala bentuk kegiatan dan penggunaan anggaran juga pendapatan desa untuk apa aja. Terus yang kedua dari segi pelayanan, mereka menginginkan agar pelayanan yang lebih baik lagi, jadi kami pemdes dikepemimpinan saya yang baru ini, akan berbenah juga akan menampung keinginan masyarakat. Kami akan semaksimal mungkin melaksanakan amanah ini,” kata Syarif.
Terkait LPJ tahun 2019, Kuwu Pasaleman Anwar Syarif menjelaskan, bahwa pemdes akan memfasilitasinya. “Insya Allah kalau dari sekdes tadi bilang, waktunya antara tiga bulan ke depan setelah pertemuan ini untuk adakan pertemuan kembali antara warga dengan yang terkait. Tapi kalau bisa lebih cepat ya itu lebih baik. Nanti yang hadir diantaranya yaitu PJ Kuwu, Muspika, unsur masyarakat, RT, RW, Karang Taruna dan termasuk LPMD dan yang lainya juga,” pungkas kuwu. (adi)
