Begitu hujan turun, kata Wido, tiga orang yang bertugas di mulut gua, sempat memberikan informasi kepada tim yang bertugas di dekat mulut gua. Tiga orang yang berjaga kemudian meneruskan informasi perubahan cuaca kepada lima orang yang sedang eksplor di dalam. “Akhirnya tim eksplore segera menarik diri untuk kembali,” kata Wido.
Lima orang itu, ungkap Wido mencoba bergerak dengan cepat. Namun saat kedalaman 30 meter di bawah tanah, air tiba- tiba masuk ke dalam gua. Saat itu, air tiba-tiba muncul dari semua celah dan lubang gua. “Mereka keburu kena banjir bandang yang muncul dari segala arah,” kata Wido. (red)
