“Saya tidak akan memberikan janji yang muluk-muluk kepada warga jika nanti sudah dilantik dan menjabat sebagai kuwu. Seperti target 100 hari kerja, atau saya dengan perangkat desa bisa membawa perubahan dalam waktu cepat. Jelas tidak seperti itu polanya,” ungkap Amal.
Ia menjelaskan, karena jabatan pemerintahan adalah sistemik dan berkelanjutan, maka Ia terlebih dahulu akan menuntaskan program kerja dari pejabat kuwu sebelumnya yakni Iman Santoso.
“Saya mungkin akan bisa mengawal program kerja sesuai visi misi itu di tahun kedua, karena menurut saya di tahun pertama itu masa transisi antara PJ yang sekarang menjabat dengan kuwu terpilih. Dan program-program kerja yang sudah dicanangkan Pak PJ dan sedang berjalan, itu harus dituntaskan dulu. Nah baru di tahun selanjutnya kita bisa lebih fokus mengerjakan program kerja lainnya bersama perangkat desa. Tentunya, mulai dari tahap perencanaan dan pelaksanaan semuanya harus sesuai aturan,” terang alumni SMPN 1 Gebang ini. (adi)
