“Sumber anggaran pembangunan kantor desa ini dari Dana Desa tahun 2017 sebesar Rp 240 juta sedangkan untuk tahap finishing dari Banprov Jabar sebesar Rp 101 juta. Insya Allah Desember ini selesai dan akan dilanjut ke Banprov yang lain diangka 30-50 juta. Perlu diketahui juga tahun 2020 mendatang Kantor Desa Lebak Mekar sudah bebas asap rokok,” ujar Kuwu yang hobi memakai kaos dalam ini.
Nah mengulas sisi pelayanan, Kuwu Lebak Mekar juga menegaskan bahwa pelayanan di desanya terbuka untuk warga selama 24 jam. Tak tanggung-tanggung, demi mewujudkan visi tersebut, Pak Kuwu rela tidur di kantor desa. Tujuannya agar masyarakat yang membutuhkan pelayanan, terlebih yang sifatnya emergency (darurat) bisa segera ditangani. Lalu apakah Ia merasa terganggu? Atau apakah ada apresiasi lebih dari pemerintah, mengingat gebrakan dan terobosan yang dilakukan Kuwu Lebak Mekar ini boleh dibilang fenomenal.
“Pelayanan disini 24 jam, silahkan cek. Karena Kebutuhan masyarakat diluar urusan administrasi yang normatif pun harus dilayani. Untuk itulah saya tidur di kantor. Kalau ditanya apakah berat, apakah terganggu? Selama kita cinta dengan pekerjaan kita, kondisi apapun pasti akan merasa nyaman. Soal pengakuan saya fikir tidak terlalu krusial, karena yang saya lakukan itu adalah itikad saya sendiri sebagai kuwu,” tandasnya.
Baca Juga:Probumsil UPI Cibiru Darul Gemah Gelar Simposium “Pemuda Garda Terdepan Pembangunan Nasional”Padat & Rawan Laka, Jalan Depan MAN 4 Cirebon Butuh Zebra Cross
Kuwu Alex juga kerap kali menjadi solutor (pencari solusi) bagi rekan-rekan lainnya sesama kuwu yang tengah didera masalah. Terbukti dalam beberapa polemik yang dihadapi para kuwu berhasil Ia cari jalan tengahnya hingga menemukan solusinya.
Kendati begitu, Alex sendiri menepis bahwa dirinya adalah sosok kuwu yang ditokohkan. “Saya sendiri tidak merasa ditokohkan mas. Prinsipnya adalah saya selalu membuka silaturahim dengan siapapun tanpa terikat jabatan. Kalaupun yang saya lakukan ada dampak positifnya ya Syukur Alhamdulillah,” pungkas Pak Alex begitu Ia akrab disapa. (jay/adi)
