Fenomena H-1 Pilwu, Dari ‘Ngebom’ Sampai Bakar Kemenyan Massal Hebohkan Cirebon

Fenomena H-1 Pilwu, Dari 'Ngebom' Sampai Bakar Kemenyan Massal Hebohkan Cirebon
0 Komentar

Sementara itu, narasumber JP lainnya yang langsung diwawancarai di lokasi acara tabur kemenyan, Tomas (30) asal Desa Gebang menyatakan, setiap acara pemilihan kuwu khusunya di wilayah Gebang, ada tradisi yang dinamakan tabur atau bakar kemenyan. “Mitosnya sih bila mana saat tabur kemenyan di atas bara api tersebut, apinya tinggi dan lancip berwarna biru keunguan, maka calon kuwu tersebut akan menang. Acara tabur kemenyan dilakukan dari jam 8 malam sampai pagi hari, yang dilakukan oleh embah atau paranormal masing-masing calon kuwu. Saat ini untuk tabur kemenyenan hampir dilaksanakan calon kuwu yang ada di wilayah gebang,” ulasnya.

Apapun hasilnya besok, mari jaga perdamaian Pilwu 2019. Semua calon harus siap menang dan siap kalah serta tetap menunjung tinggi sportifitas sesuai dalam ikrar damai saat para calon kuwu ini mendaftar. Dan khusus untuk para Panitia Pilwu wajib bersikap netral dalam melaksanakan kinerjanya. Selamat mencoblos! Mari wujudkan demokrasi yang paten, pilwu yang sukses tanpa ekses, demi Cirebon Maju. (tim/jp)

Fenomena H-1 Pilwu, Dari 'Ngebom' Sampai Bakar Kemenyan Massal Hebohkan CirebonSEMAKIN MALAM, PROSESI TABUR KEMENYAN SEMAKIN RAMAI DIPADATI WARGA

0 Komentar