KARAWANG – Wakil Bupati Karawang Ahmad Zamakhsyari atau akrab disapa Kang Jimmy, benar-benar tanggap dalam menyikapi keluhan warganya. Terbukti hanya dengan laporan via medsos, Kang Jimmy langsung meninjau warga Karawang yang tengah menderita penyakit pembuluh darah dan jantung, Senin (8/10/2019).
DOAKAN – Wakil Bupati Karawang mendoakan Kanim, penderita penyakit jantung pembuluh darah.
Ia adalah Kanim (47 tahun) warga Desa Karanganyar, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang. Dengan kondisi berbaring lemas, Kang Jimmy menjenguk, mendoakan dan memotivasinya. Ia pun berencana akan merawat Kanim dengan membawanya ke Bandung agar bisa ditangani lebih baik.
Baca Juga:Wagub Jabar Ingin Lulusan UPI Jadi Inovator di Bidang PendidikanTangkap Peluang Investasi, Sejumlah Elemen Masyarakat Bentuk “Forum Wong Losari”
Sedangkan kepada JP, Ia juga menceritakan sakit yang dirasakannya. “Sudah bukan sakit lagi pak, sekarang lebih repot. Dulu sudah pernah dikuras sampai tujuh botol dan kembali seperti ini, malah tambah besar perut saya. Tapi Alhamdulillah, kang Jimmy tadi menawarkan perawatan. Saya mau dirawat, saya ingin sembuh. Hatur nuhun Kang Jimmy” ujar bapak tiga anak ini dengan mimik haru namun menyiratkan kebahagiaan.
Sementara itu, usai menjenguk dan mendoakan Kanim, Kang Jimmy keluar rumah. Kontan, saat itu juga, puluhan warga setempat langsung berkumpul, berselfie ria, dilanjutkan dengan berdialog dengan Wabup Karawang. Tampak binar-binar bahagia yang juga terpancar dari wajah warga yang hadir.
“Saya dapat laporan lewat medsos lewat Kang Zakir, karena saya sendiri yang mengelola akun facebook, jadi bisa cepat saya tindaklanjuti. Agenda seperti ini memang sengaja saya sisihkan dari penghasilan saya, karena disitu ada haknya orang yang gak mampu,” ungkap Kang Jimmy.
Dalam kunjungan itu, Wabup Karawang juga didampingi oleh Kades Karanganyar Hendri Irawan dan Camat Klari Drs Mamat Rachmat serta sejumlah petugas dari dinas terkait. “Mangga mau tanya apa lagi,” sahut Kang Jimmy. Akhirnya dengan antusias warga menyampaikan sejumlah keluhan, diantaranya sulitnya mendapatkan pekerjaan dan merajalelanya bank emok (rentenir-red) hingga ke pelosok Karawang.
Dengan tanggap, Kang Jimny menjelaskan keluhan warga berikut solusinya. “Seharusnya Pemda itu menyimpan uang di bank supaya masyarakat tidak meminjam uang ke bank emok. Dan pihak bank dengan pemerintah membuat program pinjaman dengan bunga ringan dan pencairan yang mudah, cukup dengan KK dan KTP. Sehingga tidak ada lagi cerita warga Karawang yang terlilit bank emok,” ulas.
