CIREBON – Niatnya berselfi-selfi ria bersama temen-temen dari sekolahan lain, ternyata tak seindah yang mereka rencanakan.
Saat berkumpul ternyata mereka diisukan akan melakukan tawuran. Alhasil 42 siswa kelas 9 dari Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negri 9 Cirebon, mendapatkan hukuman selama 7 hari oleh pihak sekolah.
Info 42 Siswa MTs Negri 9 Cirebon yang mendapatken punishment selama 7 hari tersebut, awalnya datang dari narasumber yang mewakili orang tua murid, dan tidak mau disebutkan namanya. Sumber menghubungi Wartawan Jabar Publisher, Sabtu (17/8/2019) via telpon Whatsapp.
Baca Juga:Desa Lemah Tamba Di Cirebon, Tanah dan Airnya Bisa Jadi Obat. Benarkah?Ningsih Tinampi, Wanita Berhijab Sang Pembasmi Santet & Kerasukan
“Awal kejadianya yaitu pada hari Senin tanggal 12 Agustus 2019, segerombolan siswa, yang jumlahnya sekitar 70’an anak. Diperkirakan dari tiga sekolahan, yang mana salah satunya adalah para siswa MTs Negri 9 Cirebon, katanya hanya mau foto bersama saja dengan terbentuknya komunitas, yang lokasinya di sekitar sawah dekat lorong jalan tol di Desa Tenjomaya Kec Ciledug. Mereka sama sekali tidak ada niat buat tawuran.” katanya.
Kemudian saat fenomena itu terjadi, ada warga yang melaporkan kepada aparat di Polsek Pabuaran karena, lanjut sumber, dikira mau tawuran.
“Karena dikira warga akan ada tewuran, maka ada yang melaporkan ke Polisi, dan akhirnya siswa yang jumlahnya cukup banyak tersebut digiring ke kantor polisi, untuk dimintai keterangan, lalu di panggilah pihak sekolah, tetapi pihak sekolah khususnya MTs Negeri 9 Cirebon, menghukum sisiwanya dengan cara menjemur siswa dari jam 8 pagi sampai jam 3 sore selama 7 hari, dimulai dari hari Selasa (13/8/2019) sampai hari Selasa (20/8/2019),” katanya. Ia juga menambahkan bahwa kepsek sempat mengatakan anak-anak akan dikembalikan kepada orang tua masing-masing, namun masih sumir apakah maksud ungkapan itu.
Selanjutnya setelah mendapatkan informasi dari Narsum tersebut, Wartawan JP Selasa (20/8/2019) langsung mendatangi sekolahan MTs Negeri 9 Cirebon untuk mengkonfirmasi kabar tersebut.
Dari pantauan JP di MTsN 9 Cirebon, memang terlihat ada sejumlah siswa yang sedang menulis di sekitar halaman sekolah dan samping mesjid. Ternyata benar merekalah para siswa yang sedang menjalani hukuman. Namun para siswa tidak dijemur seperti apa yang disampaikan sumber.
Humas MTsN 9 Cirebon – Hasan Basri
