PERWAKILAN PT INDOMARCO – Manajeman PT. Indomarco mengutus dua orang perwakilan yakni Arga dan Renaldi.
Ia juga berjanji akan berkoordinasi dengan kontraktor agar memprioritaskan pekerja lokal khususnya untuk pekerjaan yang tidak memerlukan skill khusus dalam tahap pembangunan gedung, begitu pula setelah perusahaan beroperasi. “Untuk usulan pihak ketiga, kontraktor, itu jadi catatan kami, akan kami komunikasikan,” lanjutnya.
Sedangkan Kapolsek Pangenan, AKP Sumairi menegaskan bahwa semua pihak harus bisa menahan diri, jangan sampai terhasut oleh isu-isu yang tidak jelas apalagi menjelang Pemilihan Kuwu Serentak demi terciptanya kondusifitas di Desa Ender.
Baca Juga:Butuh Bantuan, Besok Bayi Rhamdan DioperasiStatus Bus Belum Jelas, BRT Masih Ngambang
“Tidak lama lagi akan ada agenda Pilwu serentak, saya titip tolong jaga kamtibmas di wilayah Ender. Ini bisa tercipta manakala BPD dan Desa bisa sejalan,” tandas Kapolsek.
Sementara Camat Pangenan, Bambang Setiadi menegaskan, bahwa terjadinya konflik tersebut karena adanya miss komunikasi. “Ini terjadi karena komunikasi yang terputus. Ke depan bangun komunikasi dua arah antara Pemdes dan Manajemen Indomarco. Sampaikan juga kepada kontraktor agar berdayakan masyarakat setempat. Soal MoU tenaga kerja tadi sudah ada ketegasan dari pihak Indomarco, dan akan dibahas pada pertemuan berikutnya di sini di kantor Desa Ender,” beber Camat Pangenan. (jay/adi)
