Kelola Limbah Berbuntut Kusut

Kelola Limbah Berbuntut Kusut
Iwan Sutisna
0 Komentar

KARAWANG – Harapan tidak sesuai dengan kenyataan, itulah
ungkapan yang tepat bagi Yopi, pemilik CV Indojaya. Berawal dari kesepakatan
dalam pengelolaan limbah B3 dan Non B3 milik PT Ichii Industries Indonesia pada
2015 lalu, namun pada kenyataannya kini berubah drastis. Bahkan melalui kuasa
hukum Yopi, Iwan Sutisna, kliennya merasa dirugikan materiil maupun immaterial.

 “Selama pengelolaan
limbah berjalan, klien saya tidak mendapat keuntungan. Sedangkan uang sudah
dikeluarkan. Jumlahnya pun tidak sedikit,” kata Mpe, sapaan akrab Iwan Sutisna.

Mpe katakan, pihaknya saat ini sedang berupaya menempuh jalur
mediasi untuk mencari titik temu dari permasalahan yang merugikan kliennya, difasilitasi
Kepala Desa Sukaluyu, Hj. Ayum Nurlaelasari yang saat itu mengeluarkan
rekomendasi pengelolaan limbah atas nama lingkungan.

Baca Juga:Komedian Nunung dan Suaminya Tertangkap Narkoba, Begini Kronologisnya!FITRA: Kolusi Di BPR Kabupaten Cirebon, Daya Rusaknya Lebih Parah Dari Korupsi

Seperti dituturkan Mpe, karena CV Indojaya merupakan
perusahaan dari luar lingkungan, maka PT. Ichii menjalin kerjasama pengelolaan
limbah dengan perusahaan yang berdomilisi di Desa Sukaluyu yakni CV Cahya
Kusuma. Dalam hal ini peran CV. Indojaya milik kliennya sebagai supporting untuk
operasional CV Cahya Kusuma.   

“Kesepakatan kerjasama antara CV Cahya Kusuma dengan CV.
Indojaya juga ada. Dan klien saya juga memegang notulen atau dokumen
pendukungnya saat itu. Pengelolaan limbah tetap berjalan antara PT. Ichii
dengan CV Cahya Kusuma, namun Yopi tidak mendapatkan profit seperti yang awal
disepakati,” jelas Mpe, menuturkan kronologis singkat awal masalah itu terjadi.

Kata Mpe, pihaknya akan mengikuti apa yang menjadi ketentuan
dan aturan yang berlaku selama mediasi ini berjalan dengan baik. Namun jika
tidak ada titik temu, pihaknya akan membawa kasus ini ke ranah hukum.

“Pada prinsipnya kami tidak mau ini terjadi, namun karena
kerugian yang diderita Yopi tidak sedikit, ya kami datang bukan untuk mencari
masalah, tapi kami hanya meminta hak hak kami yang dilanggar. Saya harap
pihak-pihak terkait bisa mengerti dan berfikir jernih untuk duduk bersama
menyelesaikan masalah ini, tanpa harus ke ranah hukum,” tandasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Kepala Desa Sukaluyu telah
memanggil pihak-pihak terkait untuk mediasi membahas permasalahan ini, namun karena

0 Komentar