2019 Masih Zonasi, Berikut Prosentase & Simulasi PPDB Dari Disdik Jabar

2019 Masih Zonasi, Berikut Prosentase & Simulasi PPDB Dari Disdik Jabar
0 Komentar

Dewi Sartika memastikan pihaknya sudah menyiapkan PPDB dengan sebaik-baiknya, mulai dari kesiapan Sumber Daya Manusia sampai sarana. Namun, dia tak menampik bahwa ada kendala yang mesti diselesaikan, yakni pemahaman orang tua siswa terkait PPDB itu sendiri.

“Seluruh Kabupaten/Kota saya rasa sudah melaksanakan persiapan-persiapan peningkatan dari kemampuan SDM itu sendiri, sarana prasana, peraturan-peraturan dalam hal ini memberikan pemahaman kepada seluruh orang tua siswa,” katanya.

“Kendala terutama adalah tingkat pemahaman dari orang tua itu sendiri. Secara masif kita menggunakan segala upaya melalui media massa, media online, melalui media-media lain termasuk bertatap muka. Mudah-mudahan dengan upaya yang masif ini,” lanjutnya.

Baca Juga:Maen Bongkar! Dinas PUPR Dicap Rugikan Atlet Panjat Tebing KarawangCamat Jayakerta: Serahkan! DBH 2018 Hak Perangkat Desa Sebelumnya

Sementara itu, salah seorang wali murid, Thika Karoline mengaku bahwa sistem zonasi dicap merugikan siswa siswi berprestasi khususnya dari luar kota. “Jadi gak ada lagi istilah sekolah favorit lagi. Ini juga menghambat anak-anak di daerah yang ingin menjajal prestasi dan mengembangkan diri di kota, yang biasanya secara fasilitas lebih baik dari sekolah kabupaten,” ujarnya.

Atas kebijakan yang cenderung masih sama ini, Ia berencana akan mendaftarkan anaknya di sekolah di luar zonasi (kecamatan) namun dengan koordinat jarak yang relatif masih memungkinkan. “Solusinya saya pilih sekolah yang dianggap terbaik, tapi yang dekat dengan rumah. Di sisi lain juga Alhamdulillah, nilai anak saya memungkinkan dengan rata-rata per mapel 8,9,” terang warga Kec Gebang, Kab Cirebon ini. (jay/hms)

0 Komentar