“Mungkin di luar yang 49 ini ada yang sedang sesak nafas, kecapean dan tidak diketahui yang ada hubungannya dengan kegiatan pemilu ini. Untuk antisipasi saya minta difasilitasi oleh kepala daerah tingkat dua pemeriksaan kesehatan dan dimaksimalkan pemeriksaan di RSUD setempat,” jelasnya.
Atas peristiwa tersebut, Emil meminta semua pihak untuk menyikapinya dengan rasa damai dan mengurangi ekspresi-ekspresi yang tidak perlu.
“Kita serahkan semuanya karena ada mekanismenya,” ucapnya.
Kepada media, Emil pun mengimbau agar memberitakan hal-hal positif, ringan dan menggembirakan.”Ini untuk mengimbangi psikologis masyarakat Indonesia yang mungkin tensinya masih tinggi,” ujar Emil.
Baca Juga:KPK Tetapkan Dirut PLN Sebagai Tersangka Suap PLTUBunda PAUD Gebang Hadir, Peringatan Hari Kartini Di PAUD Almira Najla & RA Dhiyaush Shafa Makin Semarak
“Saran untuk KPU juga kalau boleh jangan terulang lagi dengan antisipasi yang proporsional apakah rentang waktunya diperpanjang atau serentaknya dikurangi atau apapun. Ini terlalu mahal karena harus merenggut korban,” sambungnya. (jay/adv/hms)
