Beredar Lewat Whatsapp, Kunci Jawaban USBN SD Di Kabupaten Cirebon Diperjualbelikan

Beredar Lewat Whatsapp, Kunci Jawaban USBN SD Di Kabupaten Cirebon Diperjualbelikan
0 Komentar

Sedangkan saat dikonfirmasi langsung, AP dihadapan wartawan mengelak tudingan tersebut. Sebagai Ketua KKG, AP menjamin tudingan tersebut tidak benar.

Sedangkan dalam pengakuannya di depan Ahmadi, AP menduga ada oknum yang mencoba merusak nama baiknya. Mengingat, AP dikenal sebagai guru berprestasi dan sering mewakili Cirebon ke tingkat Jabar maupun Nasional baik dalam lomba maupun tugas khusus seperti bimtel kisi-kisi soal UN dan tugas lainnya.

“Saya tidak pernah melakukan hal seperti itu. Buat apa saya melakukan perbuatan yang nantinya mencoreng kredibilitas dan merusak nama saya. Sayang-lah dengan prestasi yang selama ini saya miliki. Apa lagi saya beberapa kali mewakili Kab Cirebon untuk Bimtek di Bandung bahkan di Kemendiknas di Jakarta,” jelas AP.

Baca Juga:Tenang! Sampai Hari Ini, Real Count KPU Baru 7,3 PersenJaga Komitmen & Kekompakan, Puskesmas Cibogo Gelar Outbond Ke Curug Cipeuteuy

AP bahkan mengaku siap dipanggil penegak hukum, apabila permasalahan tersebut memang harus di follow up kebenarannya. Sayangnya, dia enggan mempersoalkan siapa yang melakukan dugaan fitnah seperti itu, yakni pihak yang mengatasnamakan dirinya terkait dugaan jual beli kunci jawaban UN atau USBN.

“Saya akan tabbayun saja sama orang yang telah menyebut saya begitu. Kalau saya sebut disini khawatirnya nanti menjadi fitnah,” pungkas AP. (man)

0 Komentar