CIREBON – UPT Puskesmas Cibogo, Kec Waled, Kab Cirebon, menggelar outbond ke Curug Cipeuteuy, Kab Majalengka, Sabtu (20/4/2019). Acara tersebut diikuti hampir sebagian besar karyawan dengan konvoi kendaraan, sedangkan sisanya tetap berada di Puskesmas guna tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Setelah hampir dua jam menempuh perjalanan yang berkelok, rombongan Puskesmas Cibogo langsung menuju gazebo di Curug Cipeuteuy untuk makan siang. Tampak keakraban yang kental di antara mereka. Meski terdiri dari Pokja yang berbeda-beda, yakni Pokja Administrasi Manajemen, Pokja Usaha Kesehatan Masyarakat (UKM) dan Pokja Usaha Kesehatan Perorangan (UKP), namun pada momen santai kemarin juga momen saat bekerja, mereka tetap bisa harmonis dan bersatu padu. Sesekali, candaan atau jokes-jokes segar dicetuskan sejumlah karyawan puskesmas yang telah meraih predikat ‘Paripurna’ dari Kemenkes RI itu.
SANTAP SIANG – Tiba di Curug Cipeuteuy, karyawan Puskesmas Cibogo langsung menyantap makan siang.
Baca Juga:Kelelahan, 12 Petugas KPPS Di Jabar Meninggal Dunia. Masih Tega Nyunat Hak Mereka?Gelar Jalan Santai, Roemah Djuang Optimis Menangkan Capres 02 Di Perbatasan Jabar – Jateng
Usai menyantap makan siang dengan hidangan khas sunda dan shalat dzuhur, karyawan Puskesmas Cibogo langsung diarahkan ke lapangan untuk menggelar outbond sebagai acara inti. Dengan dipandu instruktur dan iringan musik, mereka mulai berlomba menunjukan kekompakan masing-masing tim yang sebelumnya sudah dibagi secara acak. Acara semakin meriah karena diisi saweran dan sejumlah doorprize.
Jelas, kekompakkan yang terjalin ini, tak lepas dari sentuhan tangan dingin H. Juju Juarsa, sebagai Kepala UPT Puskesmas Cibogo. Dalam sesi wawancara dengan JP di sela-sela acara, Pak Juju begitu Ia akrab disapa menjelaskan, bahwa kegiatan outbond ini bertujuan untuk menjaga komitmen dan kekompakan.
GAMES – Dipandu instruktur, rombongan Puskesmas Cibogo menggelar permainan seru bertema kerjasama tim.
“Tujuannya untuk penggalangan komitmen agar tetap kompak dan berproses dalam peningkatan mutu. Raihan akreditasi paripurna bukanlah akhir dari akreditasi puskesmas. Kita tetap berproses untuk meningkatkan mutu, karena perbaikan mutu pelayanan tidak mengenal batas akhir,” ungkap Kapus Cibogo.
Dalam setiap agenda, Juju juga tak bosan mengingatkan karyawannya agar tidak terlena dengan prestasi yang sudah dicapai. Baginya, kepuasan masyarakat adalah segalanya. “Meraih predikat paripurna itu sulit, tapi lebih sulit lagi mempertahankannya. Itu yang selalu kita ingatkan kepada seluruh karyawan Puskesmas Cibogo. Bahwa paripurna bukan berarti telah sempurna, tapi kita harus terus meningkatkan mutu demi kepuasan pelanggan kita,” tandasnya.
