Tangis Keluarga Korban Tewas Pecah
Sekitar pukul 09:00 pagi, rumah keluarga korban bernama Darum tampak ramai. Ternyata kabar yang beredar bahwa korban tewas tersebut adalah benar adanya. Tampak Istri korban, Idah, menangis tak henti.
“Betul itu Darum, suaminya Idah yang memakai kaos kuning. Dia pamit jam 9 malam mau ke sawah untuk kontrol air, dan kejadian kecelakaannya saat dia dalam perjalanan pulang,” ujar Jani, Kepala Dusun I Desa Dompyong Wetan sebelum menjemput jenazah korban. (jay/adi/crd)
