Sementara untuk daerah potensi longsor, Dicky menuturkan ada di wilayah tengah dan selatan Jawa Barat. “Kalau untuk longsor itu adalah di tengah dan selatan. Untuk longsor di tengah dan selatan ini harus juga menjadi perhatian kita dalam pengendalian-pengendaliannya supaya risiko bencananya bisa dikurangi,” tuturnya.
Wilayah Jawa Barat yang berpotensi tinggi bencana longsor terletak pada bagian tengah dan selatan Provinsi Jawa Barat. Hanya Kab. Indramayu, Kab. Bekasi, Kota Bogor, Kota Cirebon, dan Kota Cimahi yang tingkat kerentanan gerakan tanahnya sedang.
Hingga saat ini di Jawa Barat terdapat 23 kejadian banjir dan 60 kejadian tanah longsor. Termasuk di tiga wilayah, yaitu Kabupaten Bandung, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kabupaten Pangandaran dengan total jumlah pengungsi mencapai 2.243 kepala keluarga, 7.099 jiwa.
Baca Juga:Latih Mental Tanding, 500 Pesilat Ramaikan Festival Pencak Silat JabarEmil Akan “Dandani” Wajah Cirebon
“Kita sudah melakukan bantuan-bantuan. Kalaulah kurang nanti kita akan bantu kembali. Yang sudah disalurkan terutama makanan siap saji dan sebagainya,” kata Dicky. (rls/hms)
