Oleh karena itu, kolaborasi antara Pemda Provinsi Jawa Barat dan Kadin Jabar ini diperlukan untuk terus memajukan produk-produk dalam negeri.
“Kita ini harus mendorong dan menggenjot ekspor kita, karena kalau tidak inilah yang kita alami pada saat ini defisit neraca perdagangan yang melebar dan ini bisa mengakibatkan pelemahan mata uang kita,” ungkap Rosan.
Jawa Barat memiliki potensi luar biasa dalam bidang perdagangan. Menurut Rosan, yang perlu dilakukan saat ini yaitu pembinaan dan dorongan bagi para pengusaha baik dari segi pembiayaan dan pemasaran.
Baca Juga:UMP 2019 Jabar Rp1.668.372,83 Iim: PNS Tidak Usah Takut, Soal Mutasi Kemarin Mustofa Minta Sekda Konsultasikan ke Depdagri
“Karena inilah tulang punggung dari perekonomian kita dan usaha kecil menengah yang secara penyerapan tenaga kerja kurang lebih 90 persen, tetapi kontribusinya kepada perekonomian di Indonesia justru hanya 17 sampai 18 persen,” tandasnya. (rls/hms)
