RSUD Waled Banyak Masalah, Begini Kata Ketua DPRD

RSUD Waled Banyak Masalah, Begini Kata Ketua DPRD
0 Komentar

Tahun 2017, pembangunan Gedung IGD RSUD Waled sebesar 4,6 Miliar juga disebut-sebut menjadi temuan BPK RI, sehingga pengoperasiannya molor dari target, yakni pada awal tahun 2018. Untuk diketahui, gedung baru itu hingga saat ini tidak difungsikan untuk IGD, melainkan untuk ruangan sementara karena RSUD Waled sedang melakukan pengembangan gedung dari 2 lantai menjadi 4 lantai.

Di tahun 2018, pengadaan server billing sistem yang harganya mencapai Rp 900 juta lebih diduga sarat pelanggaran, juga mencuat ke permukaan. Informasi terbaru yang diterima, server mahal tersebut kini tidak dioperasikan dan kembali menggunakan server lama. Saat masih dioperasikan pun, server baru itu seringkali kacau dan membuat pasien kesal saat melakukan pembayaran, karena muncul angka/harga yang tidak sesuai dengan yang seharusnya. Selanjutnya pengadaan grounding (anti petir) yang mencapai Rp 198 juta, disinyalir ada mark up harga. (jay)

0 Komentar