“Pak, mau konfirmasi ada waktu sebentar tdak,” tanya wartawan. “Mau rapat mas sayanya,” jawab Soleh Bastaman selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sejumlah proyek di RSUD Waled sambil buru-buru pergi menghindar. Saat itu wartawan JP bertemu dengan Soleh di depan resepsionis lantai 4 setelah jam istirahat.
Soleh sendiri merupakan pejabat di RSUD Waled selaku Kabag Kesekertariatan yang diberi tanggung jawab tambahan cukup berat oleh pihak manajemen. Di 2018 yang tinggal beberapa bulan lagi, Ia kembali ditunjuk menjadi PPK untuk dua proyek besar yakni pembangunan ruangan ibu dan anak sebesar Rp 9 miliar dan pembangunan ruang rawat inap untuk kelas tiga sebesar Rp 29 miliar.
Apakah dua proyek besar di tahun 2018 ini akan akan kembali molor dan telat dioperasikan seperti Gedung IGD tahun 2017 yang kini menjadi temuan BPK RI? Mari kita lihat dan pantau bersama di sisa waktu yang mepet ini. (crd/jay)
