Iriawan Dapat Dukungan Sesepuh dan Ulama Jabar

Iriawan Dapat Dukungan Sesepuh dan Ulama Jabar
0 Komentar

Usai bertemu Aa Gym, Iriawan juga bersilaturahmi pada KH. Miftah Faridl. Iriawan diterima Kyai Miftah di kediamannya di Sukaluyu Bandung dengan hangat. Diawali dengan salat maghrib berjamaah, Iwan mendapat pesan-pesan dan doa untuk keberhasilan menjalankan tugas sebagai Pj Gubernur dari Kyai Miftah.

Dukungan serupa juga muncul dari Ketua MUI Jabar KH. M. Sudja’i. Ia mengajak masyarakat untuk menerima M. Iriawan.

“Jabar itu nyunda dan nyantri. Itu ada pada diri Pa Iwan. Saya mengenal betul sejak jadi Kapolda. Beliau sering bersilaturahmi dan bersama para ulama membangun sinergi membangun Jabar. Soal netralitas, jangan ragu lagi. Dia akan menjaga kredibilitasnya sebagai seorang perwira bhayangkara. Dia sejak dulu sudah netral, sekarang pun saya yakin beliau akan netral. Janganlah ada dugaan yang keliru kepadanya,” kata Sudja’i.

Baca Juga:Hari Pertama Ngantor, 24 Pegawai Tidak Masuk KerjaBPK Temukan Rp 3 Miliar Hibah & Bansos Pemkab Cirebon Belum Dilaporkan

Dukungan juga datang dari dari tokoh-tokoh Jawa Barat. Mantan Gubernur Jabar yang juga sesepuh Jabar, Solihin GP secara terbuka menyatakan dukungannya pada putra asli Jabar ini.

“Saya bersyukur Iriawan ditunjuk jadi Pj Gubernur Jabar. Sudahlah jangan diributkan. Saya sebagai sesepuh Jabar sangat mendambakan putra asli yang mengerti Jabar. Sekarang sudah terwujud eh masih ribut. Yang meributkan itu orang-orang yang tidak punya jasanya bagi Jabar. Sudah jangan didengar yang ribut-ribut itu. Ngariweuhkeun saja. Kami ini ingin tenang untuk melaksanakan tugas yang baik bagi Jabar bagi nasional,” kata pria yang akrab dipanggil Mang Ihin.

Sedangkan seniman dan musisi Acil Bimbo merasa bersyukur Iriawan jadi Pj Gubernur. Ia percaya Iwan Bule tidak akan merusak nama baiknya yang selama ini sudah diraihnya.

“Dia itu sangat mengenal potensi dan dinamika di Jabar karena pernah menjadi Kapolda Jabar. Dia juga sudah mendapat dukungan dari sesepuh Jabar. Dalam pertemuan sesepuh Jabar beberapa waktu lalu, kami sampaikan dukungan itu. Kalau ada yang protes silakan saja tapi kami orang Jabar menerima dan mendukung kehadirannya sebagai Pj Gubernur Jabar,” kata Acil.

Sementara itu, menyikapi kontroversi pengangkatan Iriawan sebagai Penjabat Gubernur Jabar, mantan Dirjen Otonomi Daerah Depdagri, Djohermansyah Djohan mengatakan, posisi kepala daerah adalah jabatan politik.

0 Komentar