BANDUNG – Akhir pekan ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelar West Java Coffee and Art 2018 di halaman Gedung Sate dan Jl. Diponegoro Kota Bandung yang berkolaborasi dengan HUT Bank bjb Ke-57.
Pada total tiga hari penyelenggaraannya, Jumat-Minggu (11-13/5/2018), warga Jawa Barat akan menikmati suguhan teh dan kopi asal Jawa Barat dipadu dengan hiburan tradisional dan kontemporer, serta kemeriahan suasana yang melibatkan para petani kopi Jabar, petani teh, pegiat ecovillage Sungai Citarum, para pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM), komunitas hobi, dan komunitas seni budaya Jawa Barat.
Kepala Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Jawa Barat, Sonny S Adisudarma mengatakan untuk keperluan persiapan dan pelaksanaan, pihaknya memohon pemakluman dan permohonan maaf kepada warga yang berkepentingan atas penutupan Jl. Dipenogoro dari Kamis hingga Minggu (10-13/5/2018) dan efek yang ditimbulkannya.
Baca Juga:Sidang Promosi Doktor Aher, Perlu Badan Khusus Kelola CitarumLagi, Polres Cirebon Panggil RSUD Waled Soal Kasus Rekening Gendut
“Selain ada penutupan jalan, kehadiran para pengisi acara dari berbagai lapisan dan daerah juga pasti tumplek semua di hari-hari tersebut. Pada Sabtu, akan digelar juga karnaval atau parade budaya dari bank bjb. Kami selaku panitia juga mengundang warga Bandung dan Jabar umumnya untuk hadir dalam kemeriahan West Java Coffee and Art ini,” kata Sonny di Gedung Sate, Rabu (9/5/2018).
Menurut Sonny, tidak hanya warga Jabar yang akan hadir, Gubernur Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo (Pakde Karwo) diagendakan menghadiri Harmoni Budaya Jawa Sunda 2018 pada Jumat (11/5/2018) di gelaran yang sama.
Ia mengatakan Harmoni Budaya Jawa Sunda 2018 akan digelar pada Jumat pagi, disusul dengan rangkaian acara pembukaan West Java Coffee and Art 2018 pada pukul 13.00 WIB.
“Di panggung utama ini juga akan ada penyerahan berbagai penghargaan seperti Gerobak Start Up dari Dinas Indag, Inovasi Pelayanan Publik 2018 dari Biro Organisasi, dan Penyerahan Badan Hukum Koperasi Ngopi Saraosna serta Peluncuran Command Center yang dikelola Diskominfo Jabar. Penting juga disampaikan, ada lelang kopi yang digelar,” paparnya di Gedung Sate, Rabu (9/05/2018).
Sonny menjelaskan di West Java Coffee and Art 2018 terdiri dari island atau area yang merupakan kolaborasi dari kegiatan perangkat daerah. Island tersebut terdiri dari Ngopi Saraosna Vol. 5 dari Biro Humas dan Protokol, dan Biro Umum Setda Jabar; Tea Festival dari Dinas Perkebunan Prov. Jabar; West Java Coffee Festival (WJFC) dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Prov. Jabar.
