Jelang Purna Tugas, Gubernur Aher Raih Adi Paripurna Bhakti

Jelang Purna Tugas, Gubernur Aher Raih Adi Paripurna Bhakti
0 Komentar

Government Award 2018 merupakan agenda tahunan Majalah Sindo Weekly yang digelar untuk kelima kalinya. Ini adalah rangkaian ulang tahun Majalah Sindo Weekly. “Ajang ini lahir dari niat tulus untuk mempromosikan, sekaligus mengapresiasi keberhasilan pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah,” ujar Pemimpin Redaksi SINDO Weekly Nevy Hetharia.

Tahun ini Sindo Weekly memberikan penghargaan kepada kepala daerah, mulai tingkat kota, kabupaten, dan provinsi untuk beberapa kategori. Mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, investasi, pelayanan publik, pariwisata, e-Government, lingkungan, pelayanan publik, ekonomi, perempuan dan anak, seni dan budaya, ketahanan pangan, tata ruang dan pemukiman, UMKM, hingga kategori toleransi umat beragama.

Selain memberikan apresiasi terhadap kinerja pemerintah daerah, Sindo Weekly tahun ini juga mengapresiasi para tokoh di daerah yang dinilai telah menjadi inspirasi bagi kepala daerah lainnya. Sementara kabupaten/kota di Jawa Barat yang meraih Government Award 2018, yaitu Kabupaten Bekasi (Kategori Infrastruktur).

Baca Juga:Panwaslu Kota Bandung Bahas Temuan Pelanggaran Terhadap Lembaga PemerintahPanwaslu Kota Bandung Ajak Media Massa Terus Kawal Dan Awasi Penyelenggaraan Pemilukada 2018

Sejak pertama kali dilaksanakan pada 2014 lalu hingga 2017, Majalah Sindo Weekly telah menyematkan 158 penghargaan kepada Gubernur, Wali Kota, dan Bupati di ajang Government Award. Pada 2018, sebanyak 36 penghargaan diberikan kepada para pimpinan daerah. Sehingga total penghargaan Government Award yang diberikan hingga 2018 mencapai 174 penghargaan.

Penilaian terhadap kepala daerah berprestasi dan inspiratif dilakukan oleh tim Redaksi Sindo Weekly bersama beberapa pihak. Nevy menjelaskan, metode penilaian diawali melalui riset dari berbagai referensi, kemudian tim redaksi menentukan tiga nominator pemenang untuk masing-masing kategori.

Setiap nominator diminta mengirimkan data-data mengenai keistimewaan yang mereka miliki sesuai kategori yang ditetapkan. “Selanjutnya, melakukan observasi ke sejumlah daerah nominator pemenang. Observasi meliputi wawancara tatap muka dengan akademisi, masyarakat, dan kepala daerah. Hasil obversasi kemudian didiskusikan bersama ketua tim juri sebagai rujukan untuk menentukan pemenang,” pungkas Nevy.

Daya Saing Indonesia Naik Lima Peringkat

Staf Ahli Menteri PUPR RI Bidang Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur, Adang Ahmad, menuturkan bahwa World Economic Forum memberikan peringkat Daya Saing Indonesia di posisi 36. Atau naik lima peringkat dari tahun sebelumnya di posisi 41.

“Peringkat daya saing Indonesia naik. Manfaatnya Indonesia menjadi sangat kompetitif dalam menarik investasi. Manfaat investasi membuka lowongan kerja dan mengurangi pengangguran, sehingga masyarakat menjadi sejahtera,” kata Adang dalam sambutannya mewakili Menteri PUPR dalam ajang Government Award 2018 di Hotel Pullman, Jl. MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis malam (05/04/2018).

0 Komentar