Ardhi meyakini bahwa Unpad telah melakukan study yang cukup hingga dapat menentukan jumlah penerimaan awal mahasiswa. “Saya yakin, secara gradual seiring dengan meningkatnya kebutuhan tenaga kerja dan berkembangnya industry terkait, Unpad dapat saja menambah kursi penerimaan mahasiswa untuk kedua prodi tersebut, “tukasnya.
Diberitakan sebelumnya, pada Kamis, 8/2/2018 lalu, Rektor Universitas Padjadjaran Prof. Tri Hanggono Achmad didampingi Wakil Rektor bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad Dr. Arry Bainus, M.A. mengumumkan bahwa Unpad bakal membuka 2 prodi baru. Dua program studi (prodi) baru pada jenjang Sarjana yang dibuka untuk tahun akademik 2018/2019 adalah Bisnis Digital pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis, serta Aktuaria pada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.
“Dengan dibukanya prodi Bisnis Digital dan Aktuaria merupakan respons Unpad untuk kebutuhan global terkait tantangan revolusi industri ke-4, “tutur Tri.
Baca Juga:Polisi Gelar Rekonstruksi Penganiayan Berujung Pembunuhan Balita di TasikmalayaKapolres Tasikmalaya Kota Himbau Masyarakat Tidak Terprovokasi Kabar Bohong di Medsos
Tri mengklaim, bahwa dua prodi tersebut diadakan untuk menjawab tantangan menghadapi perubahan global saat ini sekaligus amanat dari Presiden Jokowi. Sesuai dengan amanat Presiden RI Joko Widodo dalam Dies Natalis ke-60 Unpad, disebutkan bahwa perguruan tinggi, termasuk Unpad, didorong untuk membuka program studi yang tidak konservatif. (des)
