Sementara terkait titik rawan pengamanan, Kapolda Jabar menuturkan bahwa setiap daerah di Jawa Barat memiliki karakteristik masyarakat dan kondisi wilayah tersendiri. Untuk itu, pihaknnya akan menyesuaikan dan menempatkan 1 (satu) kompi Brimob dan 1 (satu) kompi personil TNI pada tempat yang berpotensi terjadi gangguan keamanan.
Pada kesempatan ini, dilakukan pula penandatanganan Nota Kesepahaman atau MoU antara Polda Jawa Barat dalengan KPUD Jawa Barat. MoU ditandatangani oleh Kapolda Jawa Barat dan Ketua KPU Jawa Barat Yayat Hidayat. MoU ini merupakan komitmen Polda Jabar untuk mengamankan setiap tahapan Pilkada Serentak 2018 menuju Jawa Barat Aman, Tertib, dan Kondusif. (rls/hms)
