BANDUNG – Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Doni Monardo dan Bupati Kabupaten Bandung Dadang Naser menggelar silaturahmi bersama masyarakat aliran sungai citarum, komunitas penggiat dan peduli lingkungan, perangkat desa, tokoh agama dan budaya di Desa Kertasari, Kab. Bandung, (3/12).
Silaturahmi yang dilakukan Pangdam Siliwangi adalah mendengar ide, gagasan dan dinamika dari masyarakat maupun pihak yang selama ini fokus melakukan sesuatu untuk kelestarian ekosistem daerah aliran sungai citarum.
Dalam kegiatan silaturahmi tersebut, masing masing pihak diberikan waktu untuk memberikan pemaparan pandangan tentang kondisi sungai citarum serta gagasan yang sudah dilakukan maupun usulan yang akan dikerjakan kedepan. Dari paparan yang diungkapkan oleh berbagai pihak, banyak hal dan informasi yang dapat dijadikan masukan bagi program yang sedang diformulasikan oleh Kodam III Siliwangi untuk mengembalikan kelestarian sungai citarum.
Baca Juga:KPU Nyatakan Bacabup Jalur Perseorangan Tidak AdaAngkat Tema “FOAMtastic”, bjb NovembeRun 2017 Sukses Digelar
Pangdam III Siliwangi Doni Monardo mengatakan usulan program Kembalikan Citarum Harum telah diterima pihak kementrian terkait, kata Doni, hal ini penting karena program ini harus memiliki payung hukum, agar dalam pelaksanaan program ini tidak menabrak kewenangan yang ada, tegas Pangdam.
Pangdam III Siliwangi melalui silaturahmi itu menyampaikan pandangan dan rencana programnya didepan seluruh masyarakat hulu sungai citarum dan undangan yang hadir mengungkapkan rasa bangga dan terimakasih bagi semua pihak yang sampai hari ini konsisten memberikan kontribusi nyata dalam melindungi lingkungan, khususnya terhadap pencemaran daerah aliran sungai citarum. Baginya momen pertemuan ini sangat berguna bagi semua pihak yang ingin mengembalikan kelestarian sungai citarum. Dari semua yang dipaparkan oleh berbagai elemen, mulai dari pemerintah daerah, polri, komunitas lingkungan, BPDAS citarum, Perhutani, PTPN, Tokoh budaya, Tokoh agama, lembaga masyarakat desa hutan dan masyarakat hulu sungai, telah menunjukkan semangat dan tujuan yang sama dalam mengembalikan sungai citarum harum demi mempersiapkan sumber daya manusia yang sehat dan unggul.
Diakui Doni, menyelesaikan problem sungai citarum dari kerusakan ini bukanlah hal yang mudah, tapi dirinya yakin dengan melihat semangat dan kesamaan tujuan melalui silaturahmi ini mampu memberikan titik terang dalam menyelesaikan kerusakan terhadap daerah aliran sungai citarum. “Berapapun biaya yang dikeluarkan, waktu yang dihabiskan, akan menjadi percuma jika tidak melakukan kerjasama, untuk itu dibutuhkan program satu komando”, ujar Pangdam.
